Kenaikan BBM

Kantor Polisi Rusak Diamuk Massa di Lumajang

TEMPO.CO, Lumajang-- Ratusan warga Kecamatan Ranuyoso, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Rabu malam, 8 Agustus 2012 sekitar pukul 19.30 sehabis sholat tarawih, menyerbu Kantor Kepolisian Sektor Ranuyoso. Mereka mengamuk hingga merusak kantor polisi yang letaknya berdekatan dengan kantor kecamatan setempat ini.

Pantauan Tempo di lokasi kejadian malam ini, seluruh kaca pintu maupun jendela depan kantor polsek pecah berantakan. Tidak cukup hanya merusak dan memecahkan kaca saja, massa juga berhamburan masuk ke dalam kantor polisi dan menggulingkan meja serta kursi yang ada di dalam. Sejumlah kursi panjang terlihat patah. Pecahan kaca berserakan di teras depan kantor polsek ini. Bahkan, teralis besi tahanan sampai bengkok lantaran menjadi sasaran amukan warga. Seorang tahanan kabur setelah pintu sel ini dirusak warga.

Di halaman kantor polsek ini juga terdapat dua ekor sapi yang diduga sebagai barang bukti kasus pencurian sapi milik warga Desa Ranuyoso. Hingga sekitar pukul 22.30 Wib, ratusan warga masih bertahan di depan kantor polsek. Puluhan polisi baik yang berseragam hingga hingga yang tidak mengenakan seragam juga terlihat mengamankan lokasi. Sejumlah aparat Kepolisian Lalu Lintas juga tampak mengatur jalannya lalu lintas di muka kantor polsek yang menjadi sasaran amuk massa ini. Garis polisi juga tampak dipasang mengelilingi bagian depan kantor yang rusak ini.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Tempo, warga kecewa dengan pihak kepolisian yang melepaskan seorang yang diduga pelaku penadah sapi curian. "Warga kecewa dengan polisi yang melepaskan pelaku penadah sapi curian. Padahal, barang buktinya sudah ada," kata Misratno, salah seorang warga kepada Tempo malam ini. Misratno mengatakan, sebelum mendatangi kantor polsek, warga lebih dulu mendatangi rumah Kepala Desa Ranuyoso, Bambang untuk memberitahukan ihwal dilepasnya seorang warga Desa Kropak, Kabupaten Probolinggo yang diduga pelaku penadah sapi curian.

Mendapatkan laporan dari warga, kepala Desa kemudian datang ke kantor polisi hendak menanyakan kebenaran laporan warga terkait dilepasnya pelaku penadah sapi curian. Karena, sehari sebelumnya, Selasa, 7 Agustus 2012 kemarin warga setempat berhasil menangkap H Tris setelah sebelumnya berkoordinasi dengan Kepala Desa Kropak. Setelah berhasil ditangkap, Tris yang diduga pelaku penadah sapi curian ini kemudian dibawa warga ke kantor Polsek Ranuyoso. Namun, Rabu pagi tadi, warga mengetahui kalau yang bersangkutan sudah tidak ada di dalam tahanan hingga pada sore harinya warga lapor ke kepala desa.

Mengetahui kepala desanya datang ke kantor polisi, tanpa disuruh tiba-tiba ratusan warga juga ikutan datang ke kantor polsek membuntuti kepala desanya. Aksi amuk massa hingga merusak kantor polsek ini, menurut warga, dipicu ulah petugas yang dinilai warga telah berbicara kasar kepada massa. Massa yang tengah emosi, akhirnya secara spontan mengamuk dan memporak-porandakan isi kantor polsek. Otoritas Kepolisian Resor Lumajang belum bisa dikonfirmasi ihwal kejadian ini.

Kepala Kepolisian Resor Lumajang, Ajun Komisaris Besar Susanto terlihat berada di

dalam kantor polsek seraya memantau situasi.

DAVID PRIYASIDHARTA

Berita Terpopuler:

KPK: Seorang Menteri Aktif Bakal Jadi Tersangka

Kata Ahok Soal Dukungan Suku Hakka ke Foke

Bakal Jadi Tersangka, Hartarti Mengaku Ketakutan

Isu SARA Bisa Jadi Bumerang Bagi Foke

Batavia Air Bakal Jadi Maskapai Berbujet Rendah

Teknisi Gitar Pas Band Tewas

Diisukan Jadi Tersangka, Hartati Kena Insomnia

KPK dan Polri Berebut Kasus Flu Burung

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat