Manila (AFP/ANTARA) â Filipina pada Minggu menuduh bahwa sebuah kapal China dengan tidak sengaja menabrak perahu nelayan lokal di bagian utara Laut China Selatan, sehingga menewaskan satu orang dan membuat empat orang lainnya hilang.
Kapal nelayan itu pada Senin berangkat dari pantai utara kota Bolinao, di provinsi Pangasinan, dan dua hari kemudian dilaporkan tenggelam, kata kepala Kantor Pertahanan Sipil, Benito Ramos kepada AFP.
âDari delapan nelayan yang ada di atas kapal tersebut, empat orang berhasil mencapai daratan pada kemarin, namun salah satu dari mereka akhirnya meninggal di rumah sakit,â kata Ramos. âEmpat orang lainnya masih hilang.â
Para nelayan yang berhasil diselamatkan mengatakan kepada pihak berwenang bahwa mereka yakin kapal yang bertabrakan dengan kapal mereka adalah kapal China, kata Ramos, meskipun hal itu tidak dapat diverifikasi secara independen.
Sedangkan pihak Kedutaan China tidak bersedia untuk berkomentar pada Minggu.
Ramos mengatakan bahwa insiden itu terjadi di bagian utara Beting Scarborough, di mana Filipina dan China terlibat dalam sebuah ketegangan mengenai wilayah perairan tersebut sejak April.
Presiden Benigno Aquino sebelumnya pada bulan ini memerintahkan dua kapal Filipina untuk menarik diri dari wilayah persengketaan tersebut karena cuaca buruk, sebuah langkah yang menurut China dianggap meredakan ketegangan di wilayah tersebut.
Sementara itu, China mengatakan bahwa mereka juga akan meminta para nelayannya untuk meninggalkan wilayah tersebut, dengan menekankan bahwa mereka tidak berniat melakukan penarikan kapal lebih banyak dari sana. (ai/ik)


Yahoo! OMG