Kasus Proyek Hambalang: Posisi Andi Mallarangeng Kian Tersudut

INILAH.COM, Jakarta - Nasib Menteri Pemuda dan Olahraga Andi Alfian Mallarangeng belum aman. Dia berpeluang menjadi tersangka dalam kasus pembangunan Sekolah Olahraga Nasional (SON) Bukit Hambalang, Bogor, Jawa Barat.

"Bisa saja itu terjadi, bisa juga tidak, seperti saya katakan bahwa sekali lagi kasus Hambalang akan naik ke penyidikan" ujar Ketua KPK Abraham Samad memberi sinyal jika  di kantornya, Jakarta, Rabu (18/7/12).

Abraham pun telah memastikan segera meningkatkan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan sport center Hambalang ke tahapan penyidikan. Menpora sendiri konon kabarnya telah sempat dijadikan tersangka oleh KPK, namun hanya berlaku selama tiga jam, sebelum akhirnya kembali dicabut.

Sebelumnnya, Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat M Nazaruddin menuding Andi turut menikmati uang dalam proyek pembangunan Stadion Hambalang. Nazar menyebut Menpora Andi mendapat bagian dari rekanan Kemenpora dalam proyek itu yaitu PT Adhi Karya sebesar Rp20 miliar yang diserahkan melalui adik kandung Menpora, Zulkarnaen Malarangeng.

"Kalau soal proyek Hambalang, memang uang yang diserahkan untuk jatahnya Menpora yang terima Choel Mallarangeng," ungkap Nazar usai menjalani pemeriksaan hampir selama 8 jam sebagai saksi untuk tersangka Angelina Sondakh di gedung KPK Jakarta, Rabu malam (23/5/12).

Menurut Nazar, Andi patut dijadikan tersangka menyusul kader Partai Demokrat lainnya, selain dirinya dan Angelina Sondakh. "Kalau yang lainnya dijadikan tersangka, aturan duluan ya menterinnya, karena menterinya yang terima uang, uangnya kan emang yang dikasih dari pengusahanya," tegas Nazar.

Andi pun telah membantah tudingan Nazaruddin tersebur. Menurutnya pernyataan Nazar tersebut tidaklah benar. "Itu tidak benar," ucap Andi usai menjalani pemeriksaan sebagai saksi untuk kasus Hambalang di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (24/5/12). [mah]

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat