Perang Lawan Geng Motor

Katedral Notre Dame Lebih Banyak Dikunjungi daripada Menara Eiffel

Paris (AFP/ANTARA) - 13 bangunan ciri khas kota Paris menarik lebih dari satu juta pengunjung pada tahun lalu, namun Katedral Notre Dame menjadi pilihan terlaris jauh melampaui Menara Eiffel, kata kantor pariwisata kota itu, Senin.

Katedral Gothic di pulau kecil di Sungai Seine itu menarik 13,6 juta wisatawan, diikuti oleh Sacre Coeur, sebuah basilika yang berada di bukit Montmartre yang menghadap ke arah kota, yang menarik 10,5 juta pengunjung.

Hampir sembilan juta orang mengunjungi Louvre dan jumlah pengunjung salah satu museum terbesar di dunia itu meningkat 5,6 persen dari tahun ke tahun, sedangkan Menara Eiffel mencatat 7,1 juta pengunjung, yang juga mengalami peningkatan 5,6 persen.

Pompidou Centre, sebuah museum yang dirancang dengan gaya arsitektur teknologi tinggi oleh arsitek terkenal Renzo Piano dari Italia, dikunjungi 3,6 juta orang.

Musee d Orsay, sebuah museum yang menyimpan koleksi lukisan beraliran Impresionis dan pasca-Impresionis di museum yang dahulunya merupakan sebuah stasiun kereta api, menarik 3,1 juta pengunjung.

"Mengunjungi museum dan monumen merupakan tujuan utama untuk mengunjungi Paris (sekitar 65 persen)," kata pejabat.

"Dengan angka 72,6 juta pengunjung, jumlah yang mengunjungi 64 situs budaya Paris yang disurvei meningkat lebih dari 2,5 persen" dari tahun ke tahun, katanya.

"Sebagian besar pengunjung ke museum adalah warga Amerika Serikat dan Inggris," katanya, menekankan bahwa jumlah pengunjung Brazil, Rusia, dan China telah meningkat secara substansial. (jk/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.