H+5 Terperangkap

Kebakaran di Spanyol Tewaskan Empat Orang

Figueres, (AFP/ANTARA) - Ratusan petugas pemadam kebakaran didukung oleh semburan air dari pesawat menghalau asap dari kebakaran di timur laut Spanyol yang menewaskan empat orang termasuk seorang gadis remaja, Senin.


23 orang lainnya terluka, termasuk delapan yang tetap tinggal di rumah sakit, pihak pemerintah daerah Catalan mengatakan.


Sekitar 1.300 orang telah berjuang melawan kobaran api, termasuk 500 warga Spanyol dan 450 petugas pemadam kebakaran Perancis, ditambah personil militer, polisi dan sukarelawan, yang didukung oleh 33 pesawat dan helikopter, kata menteri dalam negeri wilayah, Catalonia Felip Puig.


“Api tetap di luar kendali,” katanya kepada wartawan pada Senin malam, tetapi “pandangan telah terlihat jelas” karena angin telah turun dan suhu di daerah tersebut diperkirakan juga akan turun.


“Pada tahap ini kita tidak bisa mengatakan kapan akan dapat mengendalikan api,” katanya.


“Kondisi tersebut tepat bagi petugas pemadam kebakaran untuk mengguyurkan air, semalam,” tambahnya, saat pesawat tidak akan dapat beroperasi.


Puig mengatakan kebakaran tersebut kemungkinan disebabkan oleh puntung rokok atau alat peledak kecil yang terbakar akibat “kecerobohan atau kelalaian.”


Di antara korban tersebut, ada seorang Prancis dan putrinya yang berusia 15 meninggal pada Minggu setelah meninggalkan mobil mereka dan melemparkan diri dari tebing ke laut untuk melarikan diri dari api yang mendekati kota Portbou.


“Dari mana mereka melompat Anda harus memproyeksikan diri Anda sendiri, sekitar satu meter (tiga kaki) untuk mencapai laut. Mereka mungkin tidak melompat cukup jauh dan mereka terkena batu di bawah,” kata walikota Portbou, Jose Luis Salas-Mallol.


Istri pria tersebut dan dua anak mereka lainnya terluka dan dibawa ke rumah sakit.


Seorang pria (75) berkewarga-negaraan Spanyol meninggal karena serangan jantung saat ia melihat rumahnya terbakar dan seorang pria lagi (64) berwarga-negara Prancis meninggal di rumah sakit akibat luka bakar yang diderita ketika mobilnya dilahap api, kata pihak berwenang. (kn/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.