Berburu Harta Luthfi

Kebun Binatang Jepang Tangkap 38 dari 30 Tupai yang Kabur

Tokyo (AFP/ANTARA) – Para penjaga kebun binatang Jepang yang kehilangan 30 tupai setelah badai topan merusak kandang mereka, pada Kamis mengatakan bahwa jumlah tupai yang berhasil mereka tangkap membengkak menjadi 38.


Hewan pengerat itu kabur setelah badai topan menumbangkan sebuah pohon pada pekan lalu dan merusak pagar pembatas di Inokashira Park Zoo, di Tokyo.


Namun setelah beberapa hari menjebak hewan-hewan bergigi tajam itu, seorang juru bicara kebun binatang tersebut mengatakan bahwa penangkapan itu jauh lebih berhasil dari yang diharapkan, dan 38 tupai berhasil “ditangkap kembali”.


“Kami masih menerima sekitar empat hingga lima laporan dalam sehari dari para saksi,” kata Eri Tsushima. “Kami akan terus memasang perangkap selama orang-orang masih melaporkan melihat tupai-tupai itu kepada kami.”


Sebagian besar hewan itu tertangkap di sekitar wilayah kebun binatang tersebut, dam Tsushima mengatakan bahwa para penjaga akan memeriksa semuanya masuk ke dalam penangkaran yang dilengkapi mikrochip yang ditanamkan ke dalam tupai itu sendiri.


Dia mengakui bahwa hewan-hewan yang ditangkap itu bisa saja bertambah dengan tupai-tupai liar yang hidup di kebun binatang tersebut.


“Kami belum mengetahuinya,” katanya.


Hewan-hewan itu lepas sebulan setelah seekor pinguin Humbolt yang melarikan diri dari kandangnya berkeliaran selama 82 hari di sekitar Pantai Tokyo berhasil ditangkap kembali, menggemparkan media di seluruh dunia.


Kini akuarium itu mengadakan kontes yang meminta para pengunjung mengusulkan sebuah nama untuk penguin tersebut, yang selama ini hanya dikenal sebagai penguin No. 337. (ai/ml)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.