AS Kecam Iran Setelah Konferensi Teheran

Di dalam Pesawat Air Force One (AFP/ANTARA) - Amerika Serikat pada Kamis yang mengecam sebuah konferensi 29 negara yang membicarakan krisis Suriah di Teheran, mengatakan bahwa negara Islam tersebut membantu Bashar al-Assad membunuh rakyatnya.


Pertemuan tersebutdihadiri oleh Rusia, China, Kuba, Irak dan Venezuela, yang berteman dengan Iran namun tidak mengikutsertakan AS, sekutu-sekutu Eropanya dan Turki, Arab Saudi dan Qatar.


Juru bicara Gedung Putih Jay Carney mengecam peran Iran di Suriah ketika ditanya apakah konferensi tersebut kredibel dan membantu.


“Terdapat bukti yang banyak yang menunjukkan bahwa Iran terlibat dalam upaya untuk mendukung Assad yang secara brutal membunuh rakyatnya sendiri,” ujar Carney.


Iran menggunakan konferensi untuk mendukung langkah untuk memulai perundingan perdamaian antara rezim Suriah dan kelompok-kelompok oposisi.


Menteri Luar Negeri Iran Ali Akbar Salehi mengatakan pada para wartawan setelah pertemuan tersebut bahwa “sebagian besar oposisi mengumumkan bahwa mereka siap untuk bernegosiasi dengan pemerintah Suriah di Teheran tanpa syarat apapun.”


Namun tidak ada konfirmasi dari oposisi Suriah, yang, sama seperti pemerintah Suriah, tidak menghadiri konferensi Teheran tersebut.


Duta besar AS untuk PBB, Susan Rice, dalam wawancaranya di televisi NBC pada Kamis menuduh Iran memainkan peran yang “keji” dalam konflik Suriah dan mengatakan “sumbu perlawanan” saat ini ”buruk bagi negara.”


Dia juga mengatakan “momentum jelas berubah dan menguntungkan oposisi.”


AS dan Rusia, khususnya, berbeda pendapat dalam mengatasi konflik Suriah, menghambat semua tindakan PBB.


Moskow dan Beijing memveto tiga upaya dalam Dewan Kemanan PBB untuk memberikan sanksi terhadap rezim Presiden Suriah Assad, mendapatkan celaan dari AS.(dh/ik)





PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.