Kegiatan MPLS Jangan Memberatkan Siswa

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Fatimah

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) tahun pelajaran 2012/2013 atau tahun ajaran baru, secara serentak akan dimulai pada Senin (9/7/2012) besok. Pada hari pertama, sekolah biasanya menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau biasa disebut MOS (masa orientasi sekolah).

Dinas Pendidikan Kota Bandung mempersilakan sekolah menggelar kegiatan MPLS atau MOS, namun diimbau agar tidak memberatkan siswa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung, Oji Mahroji, mengatakan setiap permulaan tahun ajaran baru, peserta didik baru akan mendapat pengenalan lingkungan di sekolahnya.

Sesuai petunjuk teknis penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2012, ujar Oji, MPLS dilaksanakan maksimal dua hari yakni pada hari pertama masuk sekolah. Dan sekolah dalam melaksanakan kegiatan ini agar tidak memberatkan siswa dan orang tua siswa.

"Silakan melaksanakan kegiatan ini. Karena positif melakukan pengenalan lingkungan sekolah, khususnya kepada siswa baru. Hanya saja tidak ada pembebanan biaya dan tidak mengarah pada model perploncoan serta kegiatan yang bersifat hura-hura dan mubazir," kata Oji, Sabtu (7/7/2012).

Indikator perploncoan, kata Oji, antara lain mengakibatkan adanya tekanan psikologis dan tindakan nonedukatif dari peserta didik senior kepada peserta didik baru. Menurut Oji, MPLS yang positif hanya mengenalkan lingkungan dan berbagai kegiatan yang ada di sekolah, seperti ekstrakulikuler atau mengenalkan guru-guru kepada siswa baru.

Menurut Wakasek Humas SMP N 7, Koswara, di sekolahnya pelaksanaan MPLS dilaksanakan dua hari dan akan diisi dengan kegiatan pengenalan lingkungan yang ada di sekitar sekolah, seperti ruang laboratorium, masjid dan ruang kegiatan siswa lainnya termasuk pengenalan kepada guru-guru.

"MPLS harus diisi dengan hal-hal positif, tidak zaman lagi ada pengenalan siswa baru dengan perpeloncoan. Tidak ada manfaatnya," kata Koswara saat dihubungi melalui telepon, Sabtu siang kemarin.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat