REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf mengingatkan Umat Islam agar tidak sepotong-potong dalam memahami ilmu agama karena dapat berdampak buruk dalam bertindak.
"Memahami Islam dan Al-Qur'an harus utuh, jangan sepotong-sepotong. Pemahaman yang sepotong-sepotong itu akan memunculkan gerakan-gerakan yang justru tidak sesuai dengan Islam dan Al-Qur-an," katanya usai menghadiri Milad ke-18 Lembaga Pendidikan dan Pengkajian Ilmu Al Quran (LPPIQ) di Surabaya, Sabtu (14/5).
Menurut Gus Ipul, panggilan karibnya, tindak kekerasan yang mengatasnamakan jihad menunjukkan bahwa pelaku belum memahami Al-Qur-an secara utuh. "Oleh karena itu, kelompok seperti itu harus dirangkul dan diajak untuk kembali pada akidah yang benar," ujarnya.
Gus Ipul menambahkan, Islam pada dasarnya menjadi rahmat bagi seluruh alam. Bahkan umat Islam harus selalu menjaga kedamaian dan keamanan lingkungan di sekitarnya, termasuk menjaga keamanan pemeluk agama lainnya. "Dengan adanya kekerasan atas nama jihad justru membuat ketakutan bagi umat lain," ucapnya.
Yang lebih penting lagi, lanjut dia, belajar agama Islam dan Al-Qur-an harus kepada guru yang benar dan di tempat yang benar.


16 komentar