Penghargaan buat SBY

Kekerasan Seksual terhadap Anak Meningkat

Liputan6.com, Makassar: Sejumlah kasus pemerikosaan anak yang dilakukan ayah kandung kembali terkuak. Ketua Dewan Pembina Komisi Nasional Perlindungan Anak, Seto Mulyadi, memaparkan bahwa kasus kekerasan seksual terhadap anak di lingkungan keluarga meningkat. Hal ini menurut lelaki yang biasa disapa Kak Seto itu karena perubahan situasi lingkungan dan maraknya peredaran video porno.

 

"Memang jumlahnya terasa semakin meningkat. Dari dua sampai tiga tahun sekarang meningkat antara dua sampai empat persen," jelas Kak Seto di Jakarta, Rabu (9/5).

 

Sebagai contoh, kasus perkosaan yang dilakukan Syamsul Bahri alias Jefri kepada anak kandungnya di Makassar, Sulawesi Selatan. Jefri beralasan tega memperkosa buah hatinya untuk memberi pelajaran kepada sang anak. Kasus pemerkosaan ini terkuak setelah korban bersama adik laki-lakinya kabur dari rumah dan melapor ke polisi. Tersangka akhirnya dicokok di tempat tinggalnya.

 

"Ini anak saya sudah tidur sama orang lain. Saya baru sekali ini, Pak (memperkosa), itu hukumannya," jelas tersangka.

 

Nasib serupa juga dialami seorang murid sekolah dasar di Lamongan, Jawa Timur. Korban yang diperkosa ayah kandungnya bahkan sudah hamil tujuh bulan. Ironisnya, korban harus mengikuti ujian nasional dalam keadaan hamil. Kasus serupa juga makin marak terjadi di sejumlah wilayah lainnya.

 

Menurut Kak Seto, cara terbaik yang bisa dilakukan untuk mencegah kasus-kasus serupa adalah dengan peningkatan peran serta masyarakat dalam bentuk peningkatan kepedulian terhadap sesama. Masyarakat harus saling mengawasi dan bila mengetahui gejala awal terjadinya pelecehan di dalam sebuah keluarga, segera melapor pada aparat penegak hukum.(APY/ADO)