Keluarga Osama Diizinkan Masuk ke Arab Saudi

Liputan6.com, Jeddah: Arab Saudi akhirnya mengizinkan keluarga mendiang pemimpin Al-Qaeda Osama bin Laden untuk masuk ke negara kerajaannya atas dasar kemanusiaan. Kebijakan itu dikabarkan oleh media lokal, Sabtu (28/4), atau hampir genap setahun setelah pasukan khusus AS membunuh pria yang paling dicari di dunia itu, di Pakistan.

Kebijakan itu juga menyusul kabar Pakistan yang siap mendeportasi keluarga Osama pada pekan ini. Hal ini juga mengakhiri spekulasi tentang nasib istri dan anak-anaknya yang ditahan oleh pasukan keamanan Pakistan setelah serangan 2 Mei.

Menurut pernyataan seorang pejabat Arab Saudi yang dikutip kantor berita milik pemerintah Saudi Press Agency (SPA), keluarga Osama akan tiba di negara kerajaannya Kamis pekan depan.

"Pengaturan penerbangan keluarga Osama bin Laden akan difasilitasi berdasarkan permintaan keluarga Osama yang ada di Arab Saudi," kata pejabat itu. "Arab Saudi menangani hal ini berdasarkan dengan pertimbangan kemanusiaan, hukum, dan administratif," kata laporan itu.

Pengadilan Pakistan sebelumnya menghukum istri-istri Osama selama 45 hari mendekam di penjara pada April ini atas kasus masuk Pakistan secara ilegal. Kemudian, Pakistan memerintahkan deportasi untuk mereka setelah akhir masa penjara, yang dimulai pada 3 Maret lalu ketika mereka secara resmi ditangkap.

Laporan pejabat Arab Saudi tersebut tidak mengatakan berapa banyak anggota keluarga yang sudah tiba di Jeddah, tetapi laporan sebelumnya menyatakan sudah ada tiga janda, tujuh anak dan empat cucu yang telah dideportasi.(Reuters/IAN)