Kematian Ongen Janggal, Polri Siap Usut

TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian RI bersedia menyelidiki kematian Raymond J. Latuihamalo alias Ongen, saksi kunci kasus Munir. Tapi, polisi menunggu pengaduan keluarga terlebih dahulu.

"Kami tidak bisa mendasarkan diri pada asumsi atau katanya saja. Kami butuh laporan resmi untuk penyelidikan," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigadir Jenderal Muhammad Taufik saat ditemui di Mabes Polri, Kamis, 3 Mei 2012.

Polisi, kata Taufik, masih meyakini Ongen meninggal karena serangan jantung. "Hingga saat ini, laporan resmi dokter adalah sakit jantung," katanya.

Ongen berpulang sore kemarin. Mengalami gejala seperti kena serangan jantung, ia sempat dilarikan ke Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta, sebelum mengembuskan nafas terakhir. 

Jenazah Ongen kemudian dibawa ke Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Subroto, Jakarta, untuk disemayamkan. Rencananya, jenazah saudara musisi Glen Fredly ini akan dimakamkan pada Jumat, 4 Mei 2012.

Ongen satu pesawat Garuda dengan Munir dalam penerbangan ke Belanda pada 7 September 2004. Dia pernah membuat pengakuan melihat Munir berbincang dengan Pollycarpus Budihari Priyanto -- yang belakangan divonis membunuh Munir -- saat transit di Coffe Bean Bandara Changi, Singapura. 

Di cafe itu, Ongen melihat Pollycarpus memberikan minuman kepada Munir. Aktivis HAM itu lalu meninggal dengan darah mengandung arsenik. Pada proses hukum selanjutnya, Ongen membantah semua keterangan mengenai pertemuan Polycarpus dengan Munir.

FRANSISCO ROSARIANS

Berita terkait:

Raymond 'Ongen' Meninggal di Pangkuan Isteri  

Meninggal, Ongen Tak Ada Riwayat Sakit Jantung

Almarhum Raymond 'Ongen' dalam Kasus Munir   

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat