Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perdagangan menetapkan Hari Kebangkitan Produk Nasional pada 20 Mei, bersamaan dengan berlangsungnya Pameran Produk Dalam Negeri Regional dan Pameran Pangan Nusa.
"Pameran Produk Dalam Negeri Regional dan Pameran Produk Pangan Nusa diadakan untuk menampilkan berbagai produk Indonesia yang berkualitas sekaligus menjadi sarana untuk memperluasakses pasar melalui misi dagang lokal," kata Wakil Menteri Perdagangan Bayu Krisnasmurthi saat membuka dua pameran tersebut di Semarang, Minggu (20/5), dalam siaran pers yang diterima ANTARA.
Pameran Produk Dalam Negeri Regional yang mengambil tema "Peningkatan Transaksi Domestik Melalui Misi Dagang Lokal" dan Pameran Produk Pangan Nusa bertema "Diversifikasi Pangan Nasional" akan berlansung pada 20-23 Mei.
Menurut Bayu, para pegusaha kecil dan menengah dapat menjadikan pameran tersebut sebagai ajang persaingan untuk menjadi UKM yang unggul dalam menghasilkan produk yang bermutu, membangun merek dagang sendiri serta bersaing di pasar dalam negeri maupun global.
Selain itu, pameran tersebut juga dapat dijadikan sebagai ajang promosi bagi para UKM dan sebagai sarana misi dagang lokal yaitu membangun jaringan transaksi penjualan produk-produk UKM antar provinsi dan daerah.
Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Gunaryo mengungkapkan bahwa pameran itu diadakan selain untuk memfasilitasi penjualan langsung antara UKM daerah dengan masyarakat setempat juga untuk mengembangkan potensi sumber daya daerah yang belum diolah secara maksimal.
"Pemerintah memotivasi daerah khususnya kalangan generasi muda agar membangkitkan kecintaan dan kebanggaannya terhadap produk dalam negeri melalui visualisasi peragaan produk-produk unggulan nasional yang berkualitas dunia," kata Gunaryo.
Semarang dijadikan tempat pelaksanaan didasarkan pada pertimbangan lokasi yang strategis di tengah Pulau Jawa serta potensial untuk melaksanakan misi dagang lokal dan kooperatif dalam menunjang penyelenggaraan pameran.
Selain diselenggarakan di Semarang, Pameran Pangan Nusa dan Pameran Produk Dalam Negeri Regional juga akan di laksanakan secara berkelanjutan di tiga daerah yaitu Makassar (6-9 Juni), Medan (28 Juni-1 Juli) dan Balikpapan (27-30 September).
Peserta yang turut berpartisipasi dalam pameran kali ini berasal dari delapan provinsi yaitu Lampung, Kepulauan Riau, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara dan Maluku.
Terdapat juga beberapa mitra binaan Provinsi Jawa Tengah dan mitra binaan Kementerian Perdagangan yang menempati 95 stan, terdiri dari 52 stan Pameran Pangan Nusa dan 43 stan Pameran Produk Dalam Negeri Regional.
Dalam pameran itu juga diadakan Lomba Masak Makanan Minuman Khas Daerah yang diikuti oleh 26 peserta dari 6 Provinsi yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Lomba tersebut bertujuan untuk memperkenalkan hidangan menu unggulan khas setiap daerah dan menciptakan produk pangan secara kreatif dan inovatif.
Kementerian Perdagangan juga akan memberikan apresiasi kepada para pelaku UKM Pangan melalui kegiatan UKM Pangan Award yang akan diselenggarakan di Jakarta bersamaan dengan acara puncak Lomba Masak pada Oktober 2012. (ar)

