Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Kemenkumham Verifikasi 14 Partai Baru

    REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Kementerian Hukum dan HAM RI telah mulai melakukan verifikasi  terhadap empat belas partai politik baru yang  mendaftar sebagai partai politik peserta pemilu 2014. Bagi partai baru yang telah daftar namun belum melengkapi berkas, masih diberi kesempatan hingga 22 September 2011 mendatang.

    “Iya mulai hari ini kita mulai melakukan verifikasi terhadap 14 partai politik baru itu,” kata Kasubdit Tata Negara DItjen Administrasi Hukum Umum Kemenkumham, Josi B Sugiarto saat dihubungi Republika, Selasa (23/8).

    Josi menjelaskan, keempat belas partai itu adalah partai  baru yang belum memiliki badan hukum. Berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) pada tanggal 14 Juli 2011 lalu, bagi partai lama yang telah berbadan hukum tidak perlu dilakukan verifikasi ulang.

    Lebih lanjut Josi menjelaskan, keempat belas partai itu belum seluruhnya melengkapi berkas persyaratan untuk didaftarkan sebagai partai peserta pemilu. Namun, Kemenkumham masih memberikan waktu selama satu bulan bagi partai itu untuk melengkapinya.

    Josi mengatakan, hingga pukul 00.00 WIB, Selasa (23/8) kemarin, hanya ada 14 partai yang mendaftarkan diri sebagai partai baru. Kemenkumham tidak akan menerima lagi partai baru yang ingin mendaftarkan diri sebagai partai peserta pemilu. “Ya sudah tidak bisa dong, kan pendaftarannya dimulai sejak Januari awak tahun ini,” katanya.

    Adapun keempat belas partai itu adalah  Partai Nasional Republik, Partai Nasdem, Partai Persatuan Nasional, Partai Kemakmuran Bangsa Nusantara, Partai Republik Satu, Partai Republik Perjuangan, Partai Satria Piningit, Partai Penganut Thariqot Islam Negara, Partai Karya Republik,Partai Serikat Rakyat Independen, Partai Indonesia Rakyat Bangkit, Partai Independen,Partai Kekuatan Rakyat Indonesia, Partai Demokrasi Pancasila (Depan)

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    23 komentar

    • Monx  •  9 bulan yang lalu
      Makin banyak partai semakin pusing rakyatnya.Padahal rakyat inilah yang seharusnya disejahterakan
    • Toudani  •  9 bulan yang lalu
      BIKIN TERUS PARTAI BARU, BIAR SAMPAI SERIBU PARTAI, LALU BERLOMBA MENCALONKAN DIRI, SETELAH BERHASIL, BERLOMBA-LOMBALAH MENGEMBAT DUIT RA'YAT SAMPE KE LIANG LAHAT, BIAR DILAKNAT SAMPE KIAMAT.
    • Piningit Satrio  •  9 bulan yang lalu
      Salam Kemerdekaan,
      Kepada Seluruh Rakyat Indonesia mari kita sukseskan Pemilu 2014 dengan baik dan tertib.

      Kepada Mahasiswa/i di dalam BEM-SI dan Tokoh-tokoh Amanah jangan kita membiarkan perbuatan hasat, hasut, dengki, fitnah, mencela, menghujat, menghina, persaingan tidak sehat, tidak menghargai antar sesama, makar, anarkis, pengrusakan, dendam, teror, peperangan dan perbuatan-perbuatan lainnya yang tidak sesuai dengan norma-norma. Sesungguhnya Allah Yang Maha Kuasa serta Pewaris NKRI tidaklah menginginkan kita demikian.

      Ketahuilah bahwa semua rasa pesimistis dan optimistis yang terungkapkan oleh seluruh Rakyat Indonesia semua sudah terjawab di dalam amanah “New System” yang telah saya tawarkan kepada +/- 200 Universitas, Perguruan Tinggi dan Akademika untuk perimbangan sistim kepartaian menuju kedaulatan rakyat dengan damai dan sesingkat-singkatnya serta menjunjung tinggi norma-norma. Jawablah !!! … bangun dan bangkitlah !!! ... bersama kita kawal negeri ini.
      Salam,
      SP
      • Mukhsin Ali 9 bulan yang lalu
        sistem barunya seperti apa sih, bisa digambarkan disini gak intinya saja...banyak pakar disini buat sharing dan belajar
    • badimuzd  •  9 bulan yang lalu
      Terserah mo ada 14 belas kek, seratus kek, seribu kek or setrilyun partai di Indonesia, semuanya tetap omong kosong memajukan bangsa dan negara Indonesia... Ingat bro n sis, ingat selalu, untuk jangan GOLPUT, sekali lagi jangan GOLPUT, kita ambil uangnya, kita nikmati fasilitasnya, lalu kita coblos SEMUA partainya... biar tau rasa mereka semua... saatnya rakyat membodohi partai... ;D
    • Sofyan Jb  •  9 bulan yang lalu
      .....,... menuruts saya ..boleh saja bikin partai baru... apa bisa dengan modal sendiri tampa memohon bikin pro posal.. betul betul hasil kedua telapak tangan sendiri.. tampa milik.. adik.kakak. ayah. ibu. kakek .nenek.....semuaaa.. ma,af kalau tersiangung... bukan sindiran ya... salam,
    • Agusni Ismail  •  9 bulan yang lalu
      dari namanya udah aneh aneh, apa lagi kalu udah terpilih pasti lebih aneh lagi
    • Yadel  •  9 bulan yang lalu
      berapapun banyaknya partai ..... gw ingin bersatu.....tunjukkan kepedulian pada kami... jika terbukti saya akan hilangkan gelar saya sebagai golput..
    • SULBA  •  9 bulan yang lalu
      Ah.... to much tocking you..... all indonesian people want to winner..., so apa kata dunia???
    • Andika Ironman  •  9 bulan yang lalu
      mau bikin Partai Bisa aja, tapi harus jelas AD/ART nya jangan sdh lolos diverifikasi di pake untuk kedok usaha dan mendukung pasangan calon ujung2 nya cuma cari duit doang. kalo bisa diperkat dong untuk membuat Partai jangan aturan membentuk partai seperti membuat batako salah cetak daur ulang lagi begitu sdh lolos satu bikin terus biar banyak...
    • Gabriel assakoni Al jais  •  9 bulan yang lalu
      daftar aje tuh partai, makin banyak partai, makin sedikit yang milih. Rakyat udeh kagak demen ame partai,banyak ngibulnye, banyak hianatnye, banyak zolimnye. Mendingan ngediriin Warteg, ngediriin WC umum, pasti banyak yang pade ngebom disitu. Orang-orang partai kebanyakan orang pengangguran, asalnye kebanyakan ngobrol politik, ngebahas politik kagak gableg duit, mlarat , bikin deh partai anu lambang nye anu, atas nama rakyat lagi. tujuannye nipu ngeruk duit negare, udeh kaye tidur ame jablay dihotel alasanye sidang. orang-orang kayak ente udeh kebace. mudah -mudahan orang-orang partai pade kesamber gledek. Gue udeh kesel sih eme lou.
    • Apoei Anak Betawi  •  9 bulan yang lalu
      ADUH TAMBAH BANYAK LG DEH NIH NTAR LEMBAR PEMILUNYA PUSING AH GUE.
    • Wong_Tegal  •  9 bulan yang lalu
      Yang membuat partai baru sesungguhnya hanya mencari donatur saja lain tidak, apalagi ada kucuran bantuan dari pemerintah untuk beaya kampanye dsb.Yang baik tidak ada partai baru dan yg lama dibubarkan saja, sehingga jumlah partai dibawah 10 saja, oke!!
    • Indonesia Raya  •  9 bulan yang lalu
      Saya Mau Bikin: Partai Indonesia Raya (PIR), kalau nanti pecah saya tetap lanjutkan namanya PIRP (Partai Indonesia Raya Perjuangan), kalau masih ada yang nakal mau ngobok-ngobok saya tetap lanjutkan namanya PRIR (Partai Reformasi Indonesia Raya).............atau kalau tidak maju-maju saya ganti dengan PKIR (Partai Kebangkitan Indonesia Raya).........tapai kalau tidak ada yang pilih...saya berinama Partai Reformasi Independen Individu Idaman Indonesia Tersedendiri = PRiiiT!

      Ketua Umum = Saya
      Sekretaris = Saya
      Bendahara Umum =Saya
      Calon Presiden = Saya
      Menteri = Saya.......
      Yang Milih = Saya Sendiri.
      Rakyatnya = Saya Sendiri
      PASTI TERPILIH = 100$
    • Hiro Pahlawan  •  9 bulan yang lalu
      Lama kelamaan jumlah partai bisa lebih banyak dari pemilihnya. Karena yang laen pada golput. Rakyat udah pada alergi dgn politik. Boro-boro mikirin politik, mikirin untuk makan hari ini dan besok aza udah pusing....
    • ARYO CHORENG.  •  9 bulan yang lalu
      Lebih baik stop munculnya partai baru ,partai baru adalah bikinan orang -orang yang sakit hati tak kepilih jadi wakil rakyat.,hanya menambah angaran uang negara. dan ujung ujung di korupsi ,partai yang ada aja udah jalannya ngak benar alias banyak bohong.
    • Tani  •  9 bulan yang lalu
      YA BIKIN PARTAI DULU......SIAPA TAU NASIB BAIK,.....SUKSES.....KAN JADI BIKIN KAYA............
    • laskar pancasila  •  9 bulan yang lalu
      semakin banyak partai akan semakin banyak pula tercipta Kader2 perusak bangsa..udah gak ikut berjuang tuk memerdekakan bangsa malah merusak...emang masih ada kepedulian terhadap penderitaan rakyat dijaman sekarang ini,,ngungkapin kasus korupsi aja gak becus...hanya pandai berargumen depan layar TV dengan mngatasnamakan rakyat.
    • Mulyono Mulyono  •  9 bulan yang lalu
      boleh bikin partai baru asal memperhatikan calon kadernya jgn sampe menyengsarakan
    • Roni Basuki  •  9 bulan yang lalu
      yang penting pilih partai yang isi nya orang2 yang jujur,bukan orang yang cari mujur alias para pencari kekeyaan pribadi alias para koruptor yg bergentayangan.
      • Tani 9 bulan yang lalu
        SUSAH MAS.........COBA MAS TEBAK DARI 14 PARTAI BARU MANA YG ISINYA ORANG2 JUJUR......EMANG LO KENAL ATU2........
    • Muhammad Nasir  •  9 bulan yang lalu
      Kalau bisa jumlah Partai dibawah 10 aja bingung waktu joblos pemilu, kertasnya gede amat
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat