Paris (AFP/ANTARA) - Kementerian Perancis sudah menerima informasi seberapa banyak yang diperlukan untuk memangkas pengeluaran pemerintah demi menghasilkan 2 miliar euro (sekitar Rp19,3 triliun) dalam penghematan tahun ini, kementerian keuangan mengatakan pada Kamis.
Hampir semua kementerian telah terkena pemangkasan, yang pertama kali diumumkan Menteri Anggaran Jerome Cahuzac bulan lalu, dengan prioritas pada bidang keadilan, keamanan, pendidikan dan lapangan kerja terhindar dari pengaruh sepenuhnya.
Kementerian pertahanan diminta memangkas pengeluaran sebanyak 384 juta euro (sekitar Rp3,7 triliun) dan anggaran pendidikan dan penelitian yang tinggi dibekukan sebanyak 250 juta euro (sekitar Rp2,4 triliun) dalam pengeluaran.
Sebuah sumber kementerian keuangan mengatakan pada umumnya pemangkasan yang diterapkan merata di seluruh pemerintah, dihitung berdasarkan tingkat staf.
Pemerintah Perancis baru-baru ini menyatakan bahwa perkiraan untuk pertumbuhan 0,8 persen pada tahun ini sangat optimistis, artinya ketentuan anggaran untuk mencapai defisit Uni Eropa dari 3,0 persen produk domestik bruto tidak lagi memadai.
Presiden Prancis Francois Hollande menolak melakukan langkah-langkah penghematan tambahan, dengan alasan langkah itu hanya akan memperlambat pertumbuhan dan memperburuk keuangan negara.(mr/pt)

