Kenaikan BBM

Kenangan Orang Terdekat Liem Sie Liong

TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Om Liem yang dicintai karyawannya. Falsafahnya terus dipegang karyawan. Om Liem juga menegaskan karyawan adalah aset perusahaan yang paling berharga.

"Kalau anda tahu, saat Om Liem memegang Bogasari dari tahun 1971-2003 tidak ada karyawan yang keluar dari perusahaan. Mereka setia di sini," kata Louis, PR & Communication Bogasari, Louis M Djangun ketika ditemui Tribunnews.com di Tanjung Priok, Senin (18/6/2012) kemarin.

Mengenai kesetiaan memang terbukti. Salah satunya pengawal pribadi Om Liem, Paulus Antonius Nitisasmito yang telah mengabdi sejak 1969. Dia mantan anggota TNI, yang ditugaskan mengawal Om Liem sampai pensiun.

Karyawan Bogasari lainnya, GM Bambang Setiahadi menceritakan Om Liem tetap mempertahankan karyawan walaupun usia mereka sudah tidak produktif. "Om Liem bila sudah bertemu seseorang dan klop, maka mereka akan terus mengabdi dengan ketulusan," ujar Bambang.

Pemandangan itu terlihat pada Salim Group dan Bang Windu Kencana. Terdapat karayawan yang terus dipertahankan hingga kini. Bahkan seorang office boy juga terus mengabdi kepada perusahaan.

"Om Liem sangat menghargai, karena merekalah cikal bakal sehingga perusahaan ini besar. Jasa mereka besar juga," kata Bambang.

Bambang mengatakan, Om Liem menginginkan kebijakan perusahaan harus dinikmati oleh semua karyawan. Ia juga selalu memperhatikan kesejahteraan karyawannya tersebut. Oleh karena itu, karyawannya selalu mendoakan Om Liem agar berumur panjang. "Umurnya panjang kan 96 tahun, banyak yang mendoakan beliau," kata Bambang.

Saat 40 hari meninggalnya Sudono Salim, Agustus mendatang, manajemen Bogasari akan kembali menggelar doa bersama serta mengundang karyawan-karyawan yang sudah purnabakti. "Mereka juga kehilangan Om Liem," kata pria berkacamata itu.

Pascakerusuhan 1998, Sudono sudah jarang datang ke Indonesia maupun perusahaannya. Terakhir, Bambang mengingat Om Liem berkunjung pada tahun 2007.

"Katanya kangen melihat pabrik Bogasari. Dia datang sebentar lalu masuk ke ruangan Pak Franky. Dia ingin minum teh herbal," ujarnya. Franky dimaksud adalah Franciskus Welirang, Direktur PT Indofood Sukses Makmur. Franky satu-satunya menantu laki-laki Om Liem, dari putrinya Mira Halim.

Pertemuan itu, seingat Bambang, cukup singkat. Sudono kemudian meninggalkan Bogasari dan mengunjungi perusahaan lainnya. Saat itu, Om Liem sudah berjalan dengan dipapah karena langkahnya sudah lambat. Om Liem memakai kacamata setelah operasi mata di Amerika Serikat

Namun, Bambang mengingat walaupun Om Liem tinggal di Singapura cukup lama, mertua Franky Welirang itu tetap saja memesan menu makanan dari Indonesia. "Kesenanganya ayam Mbok Mberek yang di Jatinegara. Pasti dia mesan dan minta dikirim ke Singapura," ujar Bambang.

Berita Terkait: Om Liem Meninggal
  • 12 Biksu Pimpin Pemakaman Om Liem
  • Seribu Pelayat akan Hadiri Pemakaman Om Liem
  • Antony Menangis Antarkan Peti Mati Ayahnya
  • Sulung Liem Sie Liong: Maafkan Ayah Saya Bila ada…
  • Bermacam Makanan Dipersembahkan untuk Om Liem
  • Keluarga Kelilingi Peti Mati Om Liem
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat