Penghargaan buat SBY

Kenapa Perempuan Harus Pilih Jokowi?

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Apa pendapat calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta soal perempuan? Dan apa yang menjadi alasan mereka harus memilih dan menjagokan salah satu pasangan tersebut? Masing-masing pasangan calon mempunyai jawaban berbeda.

Lantas, apa yang menjadi alasan perempuan untuk memilih Jokowi? Dalam talkshow dengan salah satu radio dalam acara Perempuan Jakarta Nyari Gubernur yang diadakan Kowani di Balai Kartini, Jakarta Pusat, Selasa (3/7/2012), Jokowi memberikan jawaban singkat dan padat.

"Karena perempuan suka yang jujur dan apa adanya," ujar Jokowi yang didampingi pasangannya Basuki Tjahaja Purnama. Sementara Basuki yang akrab disapa Ahok lebih pendek menjawab pertanyaan, "Yang baik hati. Karena perempuan suka orang yang baik hati."

Jokowi mengakui banyak persoalan perempuan dalam ruang publik dan transportasi di Jakarta kurang diperhatikan pemerintah. Menurut pengalamannya, transportasi massal seperti Bus Transjakarta belum maksimal memberi ruang kepada perempuan.

"Busway harus menunggu setengah jam dan satu jam dan ini merugikan perempuan. Sudah datang penuh dan jika harus masuk berdesak-desakan. Ini merugikan perempuan. Busway masih kurang sekali. Kalau armada dicukupi semua bisa duduk nyaman," terang Jokowi.

Ahok menambahkan, akan merubah trayek sehingga perempuan tidak naik turun angkutan untuk sampai tujuan. Positifnya, waktu perempuan enggak terbuang. Bisa tinggal dalam kota, punya waktu buat anak dan suami. Makanya akan ada riset agar transportasi massal pas dengan kebutuhan.

Baca Juga:

  • Warga Jakarta Asal Jatim Galang 62 Ribu Suara...
  • Nachrowi Klaim Didukung 14 Partai dan 84 Orma...
  • Foke-Nara Optimis Rebut 65 Persen Suara di Ja...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat