Montreal (AFP/ANTARA) - Kepolisian Montreal pada Senin mengatakan bahwa seorang bintang film dewasa, Luka Rocco Magnotta yang didakwa membunuh dan memutilasi korbannya, mahasiswi asal China, mungkin juga turut bertanggung jawab terhadap kasus kriminal yang belum terpecahkan lainnya.
“Ketika kita dihadapkan dengan individu seperti ini, kami memikirkan tentang kejahatan yang lainnya,” kata juru bicara kepolisian Ian Lafreniere kepada wartawan dalam penangkapan seorang penjahat dengan tingkat kejahatan tinggi, Magnotta di Berlin.
Magnotta (29) melarikan diri ke Prancis pada 26 Mei, kemudian berpindah ke Jerman, di mana kepolisian berhasil meringkusnya di sebuah warung Internet pada Senin.
Lafreniere tidak membeberkan kejahatan lain apa yang terjadi di Kanada, yang mungkin juga melibatkan Magnotta.
Magnotta, yang dijuluki sebagai ‘tukang jagal dari Montreal’ dan ‘orang gila dari Kanada’ menjadi target dari pengejaran internasional sejak pekan lalu, ketika potongan tubuh -- tangan dan kaki -- milik seorang mahasiswi asal China, Lin Jun dipotong-potong kemudian dikirim denagn bentuk paket ke kantor patai Konservatif dan Liberal di Ottawa.
Bagian tubuh Jun yang tersisa ditemukan dalam sebuah koper yang ditinggalkan di tempat sampah di luar apartemen milik Magnotta di Montreal.
Sebuah video tentang bagaimana tersangka memotong-motong korban yang telah diunggah ke Internet dan banyak diakses tersebut telah ditarik dari berbagai situs web, ujar Lafreniere.
“Anda mengetahui bahwa video tersebut telah banyak diunggah ke berbagai situs web yang berbeda. Kami telah bekerja sama dengan masyarakat dan menarik video itu dari berbagai situs web tersebut,” katanya.
Dia menambahkan bahwa terdapat satu situs di Edmonton yang menolak untuk menarik video tersebut. Kepolisan akan menyelidiki perusahaan yang mengoperasikan situs web tersebut. (yg/ik)

