Kepolisian Sri Lanka Tangkap Migran yang Menuju Australia

Kolombo (AFP/ANTARA) – Kepolisian Sri Lanka mengatakan pada Rabu bahwa mereka telah menahan 53 orang, termasuk dua warga negara India, yang mencoba meninggalkan pulau secara illegal dengan kapal yang diyakini menuju Australia.


Perahu nelayan tersebut dihentikan oleh angkatan laut lepas pantai tenggara Selasa malam dan pria tersebut diserahkan ke polisi yang menanyakan para penumpang dan menangkap 26 orang lainnya, juru bicara Ajith Rohana mengatakan.


Ia berkata 21 warga Afghanistan dan lima warga Pakistan ditangkap di pantai dan diduga menggunakan Sri Lanka sebagai titik transit.


"Kami melihat peningkatan percobaan penyelundupan orang menggunakan kapal menuju Australia dalam beberapa bulan terakhir," ujar Rohana.


Akhir bulan lalu, kepolisian menghentikan penyelundupan orang dan menangkap 113 orang yang sedang bersiap-siap naik perahu menuju Australia.


Seorang pejabat senior angkatan laut mengatakan kepada AFP bahwa pihak berwenang memperkirakan peningkatan operasi kapal illegal dari Sri Lanka ke Australia setelah pengadilan Australian menggagalkan skema setempat untuk mengirimkan imigran gelap ke Malaysia.


Canberra mengadakan kesepakatan tahun lalu untuk mengirimkan 800 kapal manusia ke Malaysia untuk ditukar dengan 4.000 pengungsi yang terdaftar di negara tersebut dalam upaya mencegah penyelundupan manusia. (ia/ik)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.