Penghargaan buat SBY

Kereta Ekonomi Non AC Bakal Dihapuskan

  • Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    Tempo
    Ini Dasar Penyegelan 12 Sumur Petro China

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Daerah Kabupaten Tanjungjabung Timur, Aripuddin, mengatakan PT Petro China menolak membantu bahan baku hasil gasnya untuk program pembangunan Perusahaan Listrik Tenaga Gas. Program ini digagas Bupati Tanjungjabung Timur Zumi Zola.

  • Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    Tempo
    Merpati Masuk 20 Maskapai Terburuk di Dunia

    TEMPO.CO, Jakarta -Konsultan periset maskapai penerbangan, Skytrax merilis rating 20 maskapai terburuk di dunia. Salah satu yang masuk dalam daftar itu adalah maskapai penerbangan Indonesia, Merpati Nusantara Airlines.

  • Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    Tempo
    Petro China Tegaskan Sumur Migasnya Kantongi Izin

    TEMPO.CO, Jambi - PT Petro China Jabung International LTD menyatakan telah mengantongi izin sesuai Surat Keputusan Bupati Tanjungjabung Timur Nomor 113 Tahun 2006. Surat dikeluarkan di Muarasabak, ibu kota Kabupaten Tanjungjabung Timur, pada 2 Februari 2006.

TEMPO.CO, Jakarta --PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan, dari dana "public service obligation" (PSO) Rp 704 miliar, perseroan hanya mengajukan Rp 285 miliar. "Dengan ketentuan, seluruh kereta api (KA) ekonomi di-AC-kan," kata Kepala Humas KAI, Mateta Rijalulhaq, saat ditemui di sela-sela silaturahmi di Hotel Dharmawangsa, Rabu malam, 13 Maret 2013.

PT KAI mentargetkan akan menghapus semua KA ekonomi nonAC dan menggantinya dengan rangkaian berAC pada Lebaran tahun ini. Mateta mengatakan, kelebihan PSO dapat dialihkan untuk kereta perintis, dengan catatan seluruh kereta ekonomi jarak jauh yang masih nonAC diubah menjadi KA berAC. Saat ini PT KAI telah mengerjakan pemasangan AC pada 70 persen rangkaian KA yang ada.

Mateta menyebut PT KAI sebelumnya mengoperasikan lebih dari 1.000 rangkaian KA di Jawa dan Sumatera. Dengan pemasangan AC di seluruh rangkaian KA Ekonomi, ia menuturkan, nantinya pasti akan dilakukan penyesuaian tarif. Ia pun berharap nantinya pemerintah menetapkan ketentuan untuk para penumpang yang tidak mampu.

"Pemerintah tinggal mensubsidi dan membuatkan kartu miskin, misalnya," ucap Mateta. Ia pun memberi contoh. Jika tarif KA Rp 150 ribu, PT KAI memberlakukan Rp 45 ribu untuk penumpang tidak mampu. Kemudian selisih tarif tersebut ditagihkan kepada pemerintah.

Ia menilai tingkat keterisian atau okupansi KA Ekonomi tidak akan berkurang dengan penyesuaian tarif karena pemasangan AC. Malahan, kata dia, penumpang berani membayar tarif yang lebih tinggi, hingga Rp 150 ribu, untuk dapat menikmati fasilitas tersebut. Mateta mengungkapkan, rencana pemasangan AC pada KA Ekonomi nonAC sudah mulai diterapkan pada masa angkutan Lebaran 2012.

"Cuma belum satu rangkaian," ujarnya. Saat itu, baru ada tiga dari tujuh gerbong dalam satu rangkaian yang dipasangi AC. Ia menyatakan pemasangan AC harus dilakukan bertahap. Apabila dilakukan sekaligus, kata dia, maka ketersediaan KA yang dioperasikan akan terganggu.

MARIA YUNIAR

Baca juga:

Prabowo: Negara Ini Sedang Sakit

Soal Hercules, Kapolda: Tak Usah Gentar!

KPK Usut Pertemuan Bambang cs

Kasus Harrier Anas, KPK Periksa Dua Perwira Polisi

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Artikel Bisnis Terpopuler

POLL

Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat