Kereta Ekonomi Penuh, Kereta Tambahan Lebaran Sepi  

  • Indonesia Siap Ambil Alih Teknologi-Manajemen Inalum

    Antara

    Kuala Tanjung (ANTARA) - Pemerintah Indonesia siap mengambil alih teknologi dan manajemen semua kepemilikan saham PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dari Jepang yang selama 30 tahun sebagai pemegang saham terbesar dan akan berakhir kontrak kerjasamanya pada 30 Oktober 2013. "Kita tidak bergantung dengan Jepang dan siap melanjutkan pembangunan PT Inalum melalui Badan Usaha Milik Negara mulai 1 Nopember 2013," tegas Direktur Umum dan Sumber Daya Manusia PT Inalum Ir. Nasril Kamaruddin, MBA di

  • Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Tempo
    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyebut masalah pembajakan karya musik di Indonesia telah begitu memprihatinkan. Dari total pengeluaran masyarakat untuk musik, hanya 10 persen yang tercatat dan lebih sedikit lagi yang sampai ke kantong para musikus.

  • Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    Tempo
    Produksi Gas Blok Natuna Mayoritas untuk Indonesia

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik mengaku telah menjalin kesepakatan kontrak eksplorasi gas di Blok East Natuna bersama PTT Exploration and Production. Kesepakatan tersebut terutama mengenai alokasi pembagian produksi gas.

TEMPO.CO,Bandung - Kereta komersial tambahan yang sengaja disediakan untuk mengatasi lonjakan penumpang mudik Lebaran dari Bandung, Jawa Barat, mulai 14-27 Agustus depan, sampai sekarang masih sepi peminat.

»Rata-rata pemesanan tiketnya masih di bawah 20 persen,” kata Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi II Bandung, Bambang S Prayitno, Rabu, 25 Juli 2012.

PT Kereta Api menyediakan dua kereta komersial tambahan untuk musim mudik Lebaran nanti. Keduanya berangkat dari Stasiun Bandung, yakni KA Lodaya Pagi dan KA Lodaya Malam. Kursi kereta itu hanya habis terjual untuk pemberangkatan di hari tertentu.

Kursi kereta tambahan Lebaran Lodaya Malam sudah habis terjual untuk perjalanan tanggal 16 Agustus dan 17 Agustus. Sedangkan kereta Lodaya Pagi pesanan tertinggi hanya untuk pemberangkatan tanggal 17 Agustus. Itu pun baru 91 persen kapasitas kursinya.

Adapun untuk kereta komersial reguler, hanya beberapa kereta yang pemesanan tiketnya sudah penuh. »Baru beberapa yang menunjukkan 100 persen (kursinya habis terjual),” kata Bambang.

Kereta Malabar tujuan Malang adalah yang paling banyak terjual tiketnya hingga hari ini. Tiket keretanya ludes untuk pemberangkatan mulai 14 Agustus hingga 20 Agustus. Disusul kereta Harina tujuan Semarang serta kereta reguler Lodaya lonjakan pemesana tiketnya mulai 15 Agustus hingga 18 Agustus itu pun masih berada di kisaran 90 persen.

Di lain pihak, penjualan tiket kereta Argo Wilis dan Turangga tujuan Surabaya untuk masa angkutan Lebaran, mulai 14 Agustus, rata-rata di bawah 50 persen. »Kecuali untuk kereta Turangga (pemberangkatan) tanggal 16 Agustus dan 17 Agustus, tercapai 90 persen. Sisanya di bawah 50 persen,” kata Bambang.

Bambang mengungkapkan situasi sebaliknya di kereta ekonomi untuk masa angkutan Lebaran nanti. »Kondisinya sudah penuh, baik yang reguler maupun yang tambahan,” kata Bambang.

Untuk kereta ekomoni reguler yang berangkat jelang Lebaran nanti, pemesanan tiketnya bahkan sudah ludes mulai jadwal berangkat tanggal 10 Agustus atau sembilan hari sebelum Lebaran. Kereta ekonomi reguler Pasundan serta Kutojaya Selatan sudah habis dipesan untuk jadwal pemberangkatan 10 Agustus hingga 22 Agustus, sedangkan kereta Kahuripan hingga tanggal 21 Agustus.

Khusus kereta ekonomi tambahan angkutan Lebaran yang dioperasikan dari Bandung, yakni Pasundan Lebaran dan Kutojaya Selatan Lebaran, sudah ludas untuk pemberangkatan mulai 14 Agustus hingga 20 Agustus. »Terjual full 100 persen,” kata Bambang.

Menurut dia, selepas kereta api menegakkan aturan yang melarang penumpan berdiri, kereta ekonomi jadi sasaran penumpang. »Siapa yang tidak mau. Sudah murah, tidak berdesak-desakan, Bandung-Surabaya bisa Rp 38 ribu,” kata Bambang.

AHMAD FIKRI

Berita Terpopuler:

Soal Masa Jabatan? Ahok Tangkis @TrioMacan2000

Israel Siap Perang Terbuka dengan Iran

Jokowi Jualan Boneka Kotak-kotak

Menang Lomba Minum Tapi Nyawa Melayang

Korban `Petrus` 1982-1985 Capai 10 Ribu Orang

Maia Estianty: Ariel I Love You

Onouha Tak Akan Lupakan Aksi Bonek

SBY: Allah Selamatkan Indonesia

Jokowi Mulai Dikawal Polisi

Mulai Hari Ini, Tak ada Tahu dan Tempe

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat