Laporan Wartawan Pos Kupang, Aris Ninu
TRIBUNNEWS.COM,MAUMERE - Komunitas Indonesia yang adil dan Setara (KIAS) akan hadir di Kota Maumere ibukota Kabupaten Sikka, NTT, Kamis (3/11/2011) yang ditandai dengan acara pendeklarasian di Aula Sta.Theresia Avila. Acara ini akan dideklarasikan oleh TRuk F Maumere.
Deklarasi KIAS ini menyikapi keprihatinan dan kenyataan elemen dan lembaga yang memperjuangkan kesetaraan gender usai menyelenggarakan konsultasi nasional di Bali pada Agustus 2010 lalu dengan tema
“Memperkuat Gerakan Tafsir Agama dan Budaya Berkeadilan Gender,”. Di mana gerakan ini yang menjadi cikal bakal lahirnya KIAS di Sikka.
Demikian keterangan pers dari Koordinator Vocal Point Kias Maumere di Sikka, Sr.Eustochia, SSpS, kepada Pos Kupang, Rabu (2/11/2011) pagi di Kota Maumere.
Ia menjelaskan, TRuK F Maumere sebagai lembaga indenpen yang sudah bertahun-tahun mendampingi korban kekerasan terhadap perempuan telah dipilih sebagai salah satu vocal point untuk menyelenggarakan Deklarasi dan Lokalatih KIAS di Maumere.
Menurut Sr.Estho, masalah kekerasan terhadap perempuan dan akan baik di dalam ranah privat dan publik dari waktu ke waktu mengalami perkembangan yang terus meningkat.
Perempuan, katanya, masih menjadi korban kekerasan dari latar belakang seperti agama, etnis, profes dan sebagainya.
Berdasarkan data lanjutnya, kekerasan kaum perempuan di Sikka sangatlah kompleks. Ada beberapa faktor yang menonjol seperti budaya patriakat yang masih kuat, budaya belis yang tinggi dan proses tawar-menawar ke arah yang lebih tinggi ke urusan bisnis yang menempatak perempuan seperti barang mahal.
Selain itu, tafsiran agama dalam kehidupan beragama tidak sedikit perempuan mengalami perlakukan diskriminatif.


Yahoo! OMG