Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Kiemas: Tak Ada Yang Salah Dengan Marzuki

    Jakarta (ANTARA) - Ketua MPR RI Taufiq Kiemas menilai tidak ada yang salah dengan pernyataan Ketua DPR Marzuki Alie soal pembubaran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan wacana menggulirkan mosi tidak percaya untuk Marzuki juga berlebihan.

    Kepada pers di Gedung MPR/DPR Jakarta, Selasa, Taufiq mengemukakan bahwa apa yang dikemukakan Marzuki Alie tersebut bermakna bila KPK sudah tidak sanggup lagi melakukan fungsi pemberantasan korupsi, maka tugas itu dikembalikan lagi kepada aparat penegak hukum lainnya, yakni Kejaksaan dan Kepolisian.

    "Tapi juga mesti ditanyakan dan dilihat apakah Kejaksaan dan Kepolisian itu sanggup atau tidak melaksanakan tugas dan fungsi yang selama ini dilaksanakan KPK," ujarnya.

    Politisi PDIP itu kemudian menegaskan bahwa KPK merupakan lembaga penegak hukum yang sifatnya ad hoc dan sementara. Hal itu dikarenakan adanya latar belakang institusi penegak hukum lainnya yang terbukti tidak maksimal dalam menjalankan penegakkan hukum kepada para koruptor.

    "Karenanya jika Kepolisian dan Kejaksaan saat ini sudah mampu menjalankan fungsi yang selama ini dilakukan KPK, ya tidak ada yang salah jika kedua lembaga penegak hukum melanjutkan fungsi yang selama ini dilakukan KPK," ujarnya.

    Namun apabila dari tiga institusi penegak hukum itu, yakni KPK, Kepolisian dan Kejaksaan ternyata juga mandul dalam menjalankan tugasnya menindak para koruptor, maka hal itu berarti merupakan titik nadir bagi upaya bangsa ini melakukan pemberantasan korupsi.

    "Semula kalau polisi atau jaksa sudah tidak mampu (mengatasi persoalan korupsi), ya ke KPK. Tapi kalau tiga-tiganya sudah nggak mampu, ini titik nadir kita," ujarnya lagi.

    Guna menjawab keragu-raguan masyarakat terhadap kinerja KPK saat ini, Taufiq Kiemas meminta agar KPK sendiri yang harus menjawabnya apakah lembaga tersebut memang benar-benar masih bisa diharapkan oleh masyarakat.

    Terkait pernyataan Marzuki yang kemudian mengundang kontroversi dimana-mana itu, Taufiq juga memandang berlebihan atau tidak tepat wacana sejumlah pihak di DPR yang akan menggulirkan mosi tidak percaya terhadap Marzuki Alie sebagai Ketua DPR.

    Ditegaskannya bahwa mosi tidak percaya itu tidak perlu dilanjutkan lagi dan apabila hanya sebagai pendapat untuk menjadi wacana sah-sah saja.

    Sebelumnya, Ketua DPR Marzuki Alie melontarkan wacana pembubaran KPK jika tidak ada lagi yang mampu memimpin lembaga ad hoc tersebut dalam memerangi praktek korupsi di Indonesia.

    Selain itu, Marzuki juga mengusulkan pemutihan atas kejahatan koruptor jika setuju kembali ke tanah air dan membawa masuk uang hasil korupsinya dari luar negeri.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    17 komentar

    • KRC  •  9 bulan yang lalu
      MAU DPR , MAU MPR , PARA PEJABAT DI NEGARA INI SUDAH TIDAK ADA YANG BENAR , SUDAH TIDAK ADA LAGI YANG BISA DIPERCAYA RAKYAT !
    • Petrovic  •  9 bulan yang lalu
      INI SAMA DARINYA POLITIKUS INI,,,, SAMA SAMA DARI PALEMBANG, SAMA SAMA BODOH, SAMA SAMA PENJILAT DAN SAMA SAMA HAUS JABATAN,,, KLOP DAH MEREKA DUA
    • Lukman Rasyid  •  9 bulan yang lalu
      mumpung belum sampai kepada kondisi "JIKA"..maka seluruh komponen bangsa...mulai dan segera memperbaiki kualitas POLRI dan KEJAKSAAN sedemikian rupa, sehingga POLRI dan KEJAKSAAN dalam posisi yang independen
    • PLONTOS MERAH  •  9 bulan yang lalu
      Kalau yang ngomong itu bukan MARZUKI ALI >>>> boleh-2 dan...okey-2 saja... ini yang ngomong Ketua DPR.... yaaah jangan gitu dooong.... maunya apa....... apalagi memaafkan bagi para koruptor
      dimana partai Demokrat sedang gencar-2nya memberantas korupsi....
      Bung negara ini bung jangan dibuat seperti partai..... Kalau perlu dan harus semua koruptor :
      yang menggrogoti uang negara dibawah 1 milyard...dihukum 10-30 tahun penjara
      yang menggrogoti uang negara 1 s/d 5 milyard...dihukum seumur hidup tanpa remisi
      yang menggrogoti uang negara lebih dari 5 milyard...dihukum mati.
      masing-masing tetap berkewajiban mengembalikan hasil korupsinya kepada negara.
      Saya yakin para koruptor akan berfikir untuk berbuat... dan saya yakin Indonesia akan bersih dari para koruptor sehingga rakyat dapat menikmati berbangsa dan bernegara.
      Tidak perlu membubarkan KPK, tidak perlu mengAmandemen UUD`45..>>> yang selama ini hukuman yang ditimpakan kepada mereka tidak mempunyai efek jera.......
    • dika  •  9 bulan yang lalu
      MAKANYA BOZZZ..... kalau dengrin BERITA jgn setengah setengah jadi NGGA NGERTOSSSSS..... baru denger sedkit dah main samber aja .... HUJAT SANA.. HUJAT SINI...

      BACA DULU & DENGERIN DULU SAMPAI SELESAI BOZZZZ..... tarik napass baru COMENT
    • Jahya  •  9 bulan yang lalu
      Sesuai dengan Judul Berita..Memang Tidak ada Yang Salah dengan Pernyataan Marzuki.......Hal itu jadi ramai karena Pengamat..... Lalu ditanggapi Media Massa. Jaman sekarang setiap pernyataan dapat dijadikan obyek penghasilan..... Kasih Komentar Yang Keras agar dundang Talk Show di Media...Dapat Deh Duit.... Media juga ratingnya naik...masuk deh sponsor.....Sebenarnya kalau mau berpikir sehat..tidak langsung gonjang ganjing.....wacana yang dilontarkan Marzuki Alie yang sifatnya pendapat pribadi tersebut, tidak perlu diperdebatkan...kecuali kalau mau cari uang tambahan.
    • Junior  •  9 bulan yang lalu
      koruptor bela koruptor nih yeeee......
    • Zibril hakeem  •  9 bulan yang lalu
      klo ga stroke ya kena diabet, klo dua2nya enggak , udah jelas pasti jantung,,, tinggal tunggu wktu aja,
    • Titian  •  9 bulan yang lalu
      KPK dibubarkan tdk se7 kan POLISI hanya memeriksa setelah ketemu yang salah , sedangkan KPK akan selalu mencari mana yang KORUPSIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII
    • Al Barka  •  9 bulan yang lalu
      Cocok sudah ke duanya (DPR dan MPR). Sah-sah saja dalam alam demokrasi ini, kalau saya berpendapat DPR dan MPR dibubarkan pada saat ini, kemudian adakan Pemilu dipercepat tak usah 2014, kalau perlu akhir tahun 2011 ini atau awal tahun 2012, untuk membentuk DPR dan MPR yang sungguh-sungguh memberantas Koruptor.
    • Utu' S  •  9 bulan yang lalu
      Kita tak usah bingung, jugapun DPR dan MPR, karena inilah tahap atau kelas sekolah dan praktek politik yang harus dilalui. Masalahnya kelas berapa berikutnya?
    • Loe Bauw Thai  •  9 bulan yang lalu
      Kalau mau menanggapi dengan pikiran tenang, terlepas simpatik atau antipati kepada Marzuki, harus diakui bahwa yang dikatakan itu TIDAK SALAH. Alasannya, diawal pernyataannya ia berpangkal tolak dari perkataan " J I K A ". Dengan demikian: "Jika x, maka y", adalah juga bermakna: JIKA tidak ada yang mampu memimpin KPK, maka...... dst. Berarti, JIKA ADA yang mampu, maka KPK berlanjut menjalankan fungsinya". Namun, seperti biasanya publik lebih suka menanggapi secara spontan dan emosional...... ya, seluruh dunia pun sudah tahu betapa bobroknya mutu pendidikan di Indonesia, sehingga daya nalar sering diabaikan....

      Sekali lagi.... terlepas dari subjektivitas: simpati atau antipati kepada Marzuki.
      • Petrovic 9 bulan yang lalu
        SEPINTAS BIASA AJA TAPI KALAU DIKAJI ITU PERYATAAN EMOSIONAL DAN PERNYATAAN BODOH SEBAGAI KET DPR : MASAK SEH TIDAK ADA DARI RATUSAN JUTA PENDUDUK YG DIWAKILKANNYA MAMPU JD ANNGGOTA KPK,, MENGHINA BANGSA , SADAR TIDAK DIA BICARA BISA MLEMAHKAN PASAR, EKONOMI STAGNAN KARENA KETIDAK PASTIAN.
      • KRC 9 bulan yang lalu
        PERNYATAAN SI ZUKI YANG PALING TIDAK BISA DI TERIMA ADALAH KORUPTOR DIBEBASKAN DARI ANCAMAN HUKUMAN ASAL UANG KORUPSINYA DIKEMBALIKAN, KAYAK ANAK TK AJA NGOMONGNYA GA PAKAI OTAK , SI BAU TAI INI SEPERTINYA PRO KORUPTOR !
    • Rendy  •  9 bulan yang lalu
      Memang tak ada yang salah dengan Marzuki.
      Yang salah adalah Komplotan Penguras Kekayaan ( KPK)
    • Neutral  •  9 bulan yang lalu
      Nach....sekarang pro Marzukie Alie atau Kontra Broo....?? JANGAN ASAL MANGAP AZA.... ntar kemasukan LALAT HIJAU baru tahu.....
    • Studio 42  •  9 bulan yang lalu
      Terserah....sami mawon sich ente
    • Sudarisman  •  9 bulan yang lalu
      Tidak ada yang salah untuk orang yang (maaf) bodoh.
    • wardan  •  9 bulan yang lalu
      tidak ada yang salah sih dengan komentar begitu.... kalau memang si marzuki ini bagian dari mafia koruptor indonesia...
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat