Para pendukung Anas Urbaningrum mulai bersuara terkait menurunnya elektabilitas partai Demokrat. Menurut Ketua DPP Bidang Tanggap Darurat Partai Demokrat Umar Arsal jebloknya suara Demokrat juga disebabkan kinerja pemerintah.
Umar beranggapan kinerja pemerintahan pun menjadi faktor penting dalam pengaruh buruknya elektabilitas partai Demokrat.
"Faktor kinerja pemerintahan juga, terutama menteri dari Demokrat, apalagi kedudukan Menpora sekarang, banyaklah, jangan dikambing hitamkan seseorang," tegas Umar di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Kamis (7/2).
Anggota Komisi V DPR ini juga berpendapat, suatu hal yang tidak wajar apabila hanya karena hasil survei, lantas Ketua Umum harus dilengserkan. Menurut Umar tersebut tidak terjadi di partai lain.
"Lihat PKS, PAN terjun bebas juga. Tapi partai tidak sikapi dengan emosional. Hal ini wajar, mesti disikapi dengan kerja keras. PAN tidak ada yang minta Hatta turun, Hanura tidak ada yang minta Wiranto turun," terangnya.
Oleh sebab itu, dia menilai, penurunan elektabilitas partai bukan disikapi dengan menurunkan ketua umum. Melainkan dilakukan dengan kerja keras.
Dia juga yakin bahwa Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan bersikap arif dan bijaksana dalam menentukan sikap serta mengambil keputusan atas persoalan ini. Termasuk tidak akan melengserkan Anas dari kursi ketua umum.
"Saya yakin beliau taat dengan asas santun, dia pendiri Demokrat pasti akan mengambil putusan yang baik, duduk bersama Anas, membicarakan DPD DPP, dalam waktu dekat menyikapi turunnya elektabilitas partai," tandasnya.
Penghargaan buat SBY
- Presiden Dijadwalkan Lakukan Kunjungan Kenegaraan ke SwediaAntara - 55 menit yang lalu
- Pemerintahan Yudhoyono Tak Bertujuan Menerima PenghargaanAntara - 12 jam yang lalu
- Komnas HAM: Toleransi Beragama Indonesia MemburukTempo - Jum, 24 Mei 2013
- Anisa Wahid: Masa SBY, Intoleran Lebih Leluasa Tempo - Jum, 24 Mei 2013
- Adnan Buyung: Dipo Alam Lancang!Tempo - Jum, 24 Mei 2013
- Penegakan HAM Buruk, Politikus Salahkan PemerintahTempo - Kam, 23 Mei 2013
- Imam AS akan Berkunjung ke AuschwitzAntara - Rab, 22 Mei 2013
- Award untuk SBY bertolak belakang dengan laporan Deplu ASMerdeka.com - Sel, 21 Mei 2013
- Walubi: Perlakukan Islam Sama dengan Umat LainAntara - Jum, 17 Mei 2013
- Rusia Mau Belajar Hukum Islam dari Indonesia Tempo - Sel, 14 Mei 2013
- 'Harusnya SBY malu terima penghargaan perdamaian internasional'Merdeka.com - Rab, 8 Mei 2013
- Penyerangan Warga Ahmadiyah, Begini Kata MendagriTempo - Sel, 7 Mei 2013
- Kedubes AS Tolak Surat Protes ke SBY, Rohaniawan KecewaLiputan 6 - Sen, 6 Mei 2013
- Korban intoleransi beragama surati Obama soal award untuk SBYMerdeka.com - Sen, 6 Mei 2013
- Ulil: Pemerintah Tidak Tegas Urus AhmadiyahTempo - Sen, 6 Mei 2013
- Istri Gus Dur Minta Segel Masjid Ahmadiyah DibukaTempo - Min, 5 Mei 2013
- Istri Gus Dur: Solusi Ahmadiyah, cabut SKB 3 menteriMerdeka.com - Min, 5 Mei 2013
- Nyaleg, Edo Kondologit Tertular Spirit JokowiTempo - Min, 21 Apr 2013
- Pembangkang Vietnam Dilarang Bertemu Seorang Pejabat ASAntara - Sel, 16 Apr 2013
- Penghargaan Toleransi Beragama untuk SBY Keliru?Tempo - Jum, 12 Apr 2013
MERDEKA.COM,
Berita Lainnya
- Marzuki: Partai Demokrat Konsisten Berantas Korupsi
- SBY Tidak Istimewakan Keluarga dalam Penentuan DCS
- Bursa Capres, Demokrat Akan Ajak Pramono Edhie
- Ketua Partai Demokrat Bone Diganti
- Andi Nurpati: 26 Caleg Demokrat Dicoret
- SBY Kumpulkan Pengurus Demokrat di Cikeas
- Pramono Edhie Bisa Ikut Konvensi Demokrat
- Gita Wirjawan Nyapres Antara videos
- Demokrat Yakin Bacalegnya Berkualitas Antara videos
- PKS Bahas Keberadaannya di Koalisi Antara videos
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 37
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...


Yahoo! OMG