Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Gellwynn Jusuf mengatakan, produk akuakultur atau budidaya perikanan Indonesia sudah sejalan dan sesuai dengan standar yang diberlakukan oleh Uni Eropa (UE).
"Produk akuakultur Indonesia telah menjadi sebuah kebijakan nasional yang tentunya sesuai dengan standar Uni Eropa," kata Gellwynn Jusuf dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu.
Menurut Gellwynn, Indonesia telah mengharmonisasikan standar "Good Aquaculture Practice National" dengan standar internasional yang tidak hanya dilihat dari aspek keamanan pangan tetapi juga aspek lingkungan, sosial, dan kesejahteraan hewan dengan rujukan FAO (Badan Pertanian dan Pangan PBB) dan Aliansi Udang ASEAN (ASA).
Selain itu, ujar dia, pertemuan ASEAN Sectoral Working Group on Fisheries di Yogyakarta, 4-8 Juni 2012 juga membahas perubahan iklim dan dampaknya terhadap perikanan berkelanjutan dan budidaya serta adaptasi dan mitigasi terhadap ketahanan pangan dalam mendukung perikanan dalam memberikan kontribusi untuk "ASEAN Integrated Food Security" (AIFS).
Ia menjelaskan, untuk memperkuat keamanan dan sistem jaminan kualitas atas produk perikanan dapat dicapai melalui kolaborasi kemitraan sehingga sektor perikanan dapat diarahkan dan dikembangkan bagi kepentingan masyarakat di ASEAN.
Sebelumnya, Dirjen Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan KKP Saut Hutagalung di Jakarta, Kamis (7/5), mengatakan, UE telah memberikan persyaratan kelengkapan berupa sertifikat keberlanjutan terhadap lingkungan untuk produk perikanan yang akan diekspor ke negara-negara di kawasan tersebut.
Dengan demikian, kata Saut, persyaratan yang akan diterapkan akan semakin membutuhkan proses yang lebih rumit dan panjang antara lain adalah ikan yang diekspor ke UE tidak boleh berasal dari kegiatan penangkapan ikan secara ilegal serta harus benar-benar memiliki sertifikasi khusus terkait keamanan pangan.
Hal tersebut dinilai akan menyulitkan para eksportir sehingga KKP juga akan membantu berbagai perusahaan pengekspor produk perikanan agar dapat memperoleh sertifikat yang dipersyaratkan oleh Uni Eropa.
Berdasarkan data KKP, nilai ekspor ke UE pada 2012 diharapkan meningkat menjadi 500 juta dolar AS atau meningkat sekitar 8 persen dibanding 460 juta dolar AS pada 2011. (tp)


Yahoo! OMG