Kkp Siapkan Renstra Ekspor Hasil Perikanan

  • Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    Tempo
    Akibat Pembajakan, Indonesia Rugi Rp 4,5 Triliun Setahun  

    TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Perdagangan Gita Wirjawan menyebut masalah pembajakan karya musik di Indonesia telah begitu memprihatinkan. Dari total pengeluaran masyarakat untuk musik, hanya 10 persen yang tercatat dan lebih sedikit lagi yang sampai ke kantong para musikus.

  • Produksi Susu Lokal Menurun

    Produksi Susu Lokal Menurun

    Tempo
    Produksi Susu Lokal Menurun

    TEMPO.CO, Jakarta -Ketua Dewan Persusuan Nasional, Teguh Boediyana mengatakan tahun 2013 ini persentase susu segar untuk memasok kebutuhan nasional diyakini menurun dibandingkan tahun 2012. Prooduksi susu segar di tahaun 2103 diperkirakan turun sekitar 10 -15 persen.

  • Pengamat: Kementerian Pertanian Harus Limpahkan Riph FTZ

    Antara

    Batam (ANTARA) - Kementerian Pertanian harus melimpahkan kewenangan perizinan rekomendasi impor produk hortikultura untuk Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam, Bintan, dan Karimun ke Dewan FTZ, kata seorang pengamat. "FTZ tidak terkena kuota nasional. Menteri Pertanian tidak berhak mengatur daerah non-pabean," kata pengamat kawasan perdagangan bebas Harry Azhar Azis di Batam, Minggu. Dewan FTZ bersama Badan Pengusahaan Batam berupaya meminta pengalihan kewenangan penerbitan RIPH

Pekalongan (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan tengah menyiapkan rencana strategis (renstra) mengawal kinerja ekspor produk hasil perikanan Indonesia yang kian menunjukkan tren positif.

"Rencana strategis tersebut akan ditempuh melalui upaya diversifikasi pasar ekspor, negosiasi hambatan tarif, penanganan hambatan pasar, serta upaya pemenuhan ketersediaan bahan baku kegiatan ekspor." Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C.Sutardjo dalam keterangan tertulis diterima ANTARA Pekalongan, Minggu.

Menurut dia, sejalan dengan meningkatnya tren positif itu, KKP mendorong industri pengolahan hasil kelautan dan perikanan untuk terus meningkatkan produktivitas dan nilai tambah (value added) produk perikanan.

"Meningkatnya nilai tambah dan daya saing produk perikanan dapat berdampak pada meningkatnya kinerja ekspor produk perikanan Indonesia pada tahun ini," katanya.

Ia mengatakan bahwa capaian nilai ekspor hasil perikanan Indonesia 2012 lalu yaitu sebesar 3,9 miliar Dollar AS dengan volume sebesar 1,27 juta ton atau naik sebesar 8,3 persen jika dibandingkan dengan target ekspor dalam rencana strategi (renstra) KKP 2010-2014 yang ditetapkan sebesar 3,6 miliar dollar AS.

Kinerja ekspor hasil perikanan ini, katanya, telah mengarah pada produk bernilai tambah dengan pertumbuhan neraca perdagangan perikanan sebesar 11,49 persen.

"Dari jumlah tersebut, neraca perdagangan produk perikanan pada 2012 surplus sebesar 76,47 persen," katanya.

Ia mengatakan bahwa pada 2013, KKP memperkirakan ekspor hasil perikanan Indonesia mencapai sekitar 5 miliar dollar AS yang diikuti dengan volume sebesar 1,4 juta ton ikan.

"Akan tetapi, untuk mencapai target ekspor pada 2013 akan dibutuhkan upaya peningkatan nilai ekspor sebesar 28,2 persen dan peningkatan volume ekspor sebesar 13,5 persen," katanya.

Menurut dia, dari target ekspor tersebut, budidaya udang tetap menjadi menjadi andalan komoditas unggulan yang diproyeksikan mencapai 1,9 milyar dollar AS yang diikuti oleh komoditas ikan lainnya sebesar 1,5 miliar dollar AS, seperti tuna sebesar 720 juta dollar AS, kepiting 379 juta dollar AS, dan produk perikanan lainnya senilai 541 juta dollar AS.

"Oleh karena itu, untuk meningkatkan kinerja ekspor ini, KKP berkonsistensi mengembangkan jaringan terintegrasi yang terdiri atas sehimpunan industri saling terkait seperti industri inti (core industries), industri pemasok (supllier industries), industri pendukungnya (supporting industries), serta industri terkait (related industries)," katanya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat