KNRP Sumbang 1000 Kambing untuk Rakyat Palestina

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Wahyu Aji

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hubungan Israel dan Palestina belum juga mengalami perkembangan berarti. Blokade Israel terhadap bahan makanan untuk masyarakat Palestina masih terjadi.

Data terakhir dihimpun oleh Komite Nasional untuk Rakyat Palestina (KNRP), banyak hewan ternak milik rakyat Palestina yang disita, dibunuh bahkan diracun oleh aparat Israel.
Untuk itu, mendekati Hari Raya Idul Adha tahun ini, KNRP menggelar "Qurban for Palestine". Rencananya KNRP akan menyalurkan 1.000 ekor kambing kepada rakyat Palestina untuk diqurbankan.

Program kemanusiaan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bangsa Indonesia terhadap nasib rakyat Palestina dalam merayakan Hari Raya Idul Adha 1433 H yang jatuh pada 26 Oktober mendatang.

"Satu ekor kambing berharga USD 300 atau setara Rp 3 juta. Jumlah hewan kurban yang akan disebarkan masih dapat bertambah, karena setiap kepala keluarga di Palestina, lazimnya memotong hewan kurban 1 ekor untuk keluarganya di Hari Raya Idul Adha."

"Kalau zionis Israel kirimi peluru dan mesiu untuk menghabisi rakyat Palestina, kami (Indonesia) berikan hewan kurban," kata Manajer Humas dan Media KNRP Afwan Riyadi, dalam peluncuran program Qurban for Palestine, di Gedung Rabbani, Jakarta Timur, Minggu (7/10/2012).

Afwan menambahkan, hewan kurban dari donatur di Indonesia ini akan dikirimkan pada 19 Oktober melalui Mesir, oleh sekitar 25 orang yang terdiri dari relawan KNRP, Mudhohy dan para donatur tetap.

Direktur Operasional KNRP, Ali Amril pihaknya telah berkomunikasi dengan Kedubes Mesir di Indonesia, maupun Kedubes Indonesia di Mesir untuk memfasilitasi penyaluran bantuan ini.

Ribuan kambing itu akan dibeli di Kota Kairo, dan diberangkatkan ke Jalur Gaza melalui jalur darat. Dikatakan, pihaknya akan melalui jalur darat resmi selama delapan jam.

Selain 1.000 ekor kambing, rencananya pihaknya juga akan menyalurkan uang tunai senilai Rp 6 miliar untuk para pengungsi Palestina melalui lembaga sosial yang ada di wilayah tersebut.

"Kami sudah sowan ke kedutaan besar dan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Mesir dan Kemenlu Indonesia. Dubes RI di Mesir memfasilitasi kami untuk masuk ke Gaza, dan mengawal sampai perbatasan. Rencananya kami akan memberikan bantuan di beberapa titik termasuk kamp-kamp pengungsi, dengan titik sentralnya di kota Hildesheim yang merupakan Sister Cities kota Padang, Sumatera Barat," katanya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat