Oleh Megan Gannon, Editor Berita | LiveScience.com
Sebuah koin Cina berusia sekitar 600 tahun baru-baru ini ditemukan di sebuah pulau di lepas pantai Kenya. Jika terbukti asli, koin itu bisa membuktikan bahwa penjelajah Cina, Laksamana Cheng Ho pernah datang ke bagian timur Afrika itu.
"Temuan itu sangat penting. Kita tahu Afrika selalu terhubung ke seluruh dunia, tapi koin tersebut akan membuka diskusi tentang hubungan antara Cina dan negara-negara Samudera Hindia," ujar arkeolog Chapurukha M. Kusimba dari The Field Museum di Chicago dalam sebuah pernyataan.
Cakram tembaga dan perak itu memiliki lubang persegi di bagian tengah, mungkin untuk disematkan pada sabuk. Kusimba mengemukakan, koin itu ditemukan pada hari pertama penggalian di Manda, sebuah pulau yang mengapit pesisir Kenya, sekitar 320 km timur laut Mombasa. Sebuah ekspedisi gabungan, yang dipimpin oleh Kusimba dan Sloan R. Williams dari University of Illinois di Chicago, berlangsung sejak Desember tahun lalu sampai Februari tahun ini untuk mempelajari lokasi tersebut.
Koin itu diterbitkan pada 1403-1425, dan memiliki nama Kaisar Yongle, pemimpin Dinasti Ming yang mulai membangun Kota Terlarang Cina. Pada saat itu, Manda sudah mendekati akhir masanya sebagai sebuah pos perdagangan. Pada 1430, pulau itu diabaikan dan tidak pernah dihuni lagi.
Kusimba percaya koin tersebut bisa membuktikan pulau itu pernah dikunjungi Cheng Ho, seorang kasim pengadilan yang diangkat menjadi komandan Angkatan Laut Cina. Kaisar Yongle mengirim Cheng Ho dalam beberapa perjalanan ambisius untuk menjelajahi tanah-tanah yang berbatasan dengan Samudera Hindia dan memperluas perdagangan Cina dan pengaruh politiknya.
"Cheng Ho, dalam banyak hal, merupakan Christopher Columbus dari Cina," kata Kusimba. "Sungguh luar biasa bisa memiliki koin yang pada akhirnya dapat membuktikan dia pernah datang ke Kenya."
Para peneliti mendapatkan izin dari pemerintah Kenya untuk mengekspor koin tersebut ke Chicago, di sana benda itu akan menjalani analisis kimia di The Field Museum. "Kami hanya ingin memastikan bahwa koin itu asli dikeluarkan pemerintah, bukan palsu," ujar Kusimba kepada LiveScience.
Tim akan kembali ke Manda pada Desember mendatang untuk penggalian berikutnya, mereka berencana untuk menerbitkan temuan mereka dalam jurnal akademik yang akan ditelaah rekan sejawat.
"Tempat itu merupakan salah satu lokasi tertua di Sub-Sahara Afrika dan saya pikir itu akan banyak memberikan informasi kepada kami tentang hubungan awal Afrika dengan Eropa dan Asia," kata Kusimba.
Penghargaan buat SBY
- Komnas HAM: Toleransi Beragama Indonesia MemburukTempo - 4 jam yang lalu
- Anisa Wahid: Masa SBY, Intoleran Lebih Leluasa Tempo - 6 jam yang lalu
- Adnan Buyung: Dipo Alam Lancang!Tempo - 6 jam yang lalu
- Penegakan HAM Buruk, Politikus Salahkan PemerintahTempo - Kam, 23 Mei 2013
- Imam AS akan Berkunjung ke AuschwitzAntara - Rab, 22 Mei 2013
- Award untuk SBY bertolak belakang dengan laporan Deplu ASMerdeka.com - Sel, 21 Mei 2013
- Walubi: Perlakukan Islam Sama dengan Umat LainAntara - Jum, 17 Mei 2013
- Rusia Mau Belajar Hukum Islam dari Indonesia Tempo - Sel, 14 Mei 2013
- 'Harusnya SBY malu terima penghargaan perdamaian internasional'Merdeka.com - Rab, 8 Mei 2013
- Penyerangan Warga Ahmadiyah, Begini Kata MendagriTempo - Sel, 7 Mei 2013
- Kedubes AS Tolak Surat Protes ke SBY, Rohaniawan KecewaLiputan 6 - Sen, 6 Mei 2013
- Korban intoleransi beragama surati Obama soal award untuk SBYMerdeka.com - Sen, 6 Mei 2013
- Ulil: Pemerintah Tidak Tegas Urus AhmadiyahTempo - Sen, 6 Mei 2013
- Istri Gus Dur Minta Segel Masjid Ahmadiyah DibukaTempo - Min, 5 Mei 2013
- Istri Gus Dur: Solusi Ahmadiyah, cabut SKB 3 menteriMerdeka.com - Min, 5 Mei 2013
- Nyaleg, Edo Kondologit Tertular Spirit JokowiTempo - Min, 21 Apr 2013
- Pembangkang Vietnam Dilarang Bertemu Seorang Pejabat ASAntara - Sel, 16 Apr 2013
- Penghargaan Toleransi Beragama untuk SBY Keliru?Tempo - Jum, 12 Apr 2013
- Taufiq Kiemas Janji Bawa Kasus Gereja ke PresidenTempo - Sel, 9 Apr 2013
- 5 Kejanggalan Penyegelan Masjid AhmadiyahTempo - Sab, 6 Apr 2013
Koin Cina Berusia 600 Tahun Ditemukan di Kenya
Oleh LiveScience | Yahoo! Indonesia – Jum, 15 Mar 2013Berita Lainnya
- Perusakan Rumah Ibadat Ahmadiyah di Depan Polisi
- Vespa Vietnam Bergetar, Ini Solusinya
- Keramahan Masyarakat `Desa Buatan` Tongren, Cina
- Pabrik Panci Yuki Sudah Beroperasi 12 Tahun
- Cetak Tiga Gol, Sturridge Dapat Pujian Sang Manajer
- Apakah anak jenius lebih baik keluar sekolah?
- Dicari, Toilet untuk Jakarta Night Festival II
- Cech: Musim yang Luar BiasaLiputan 6
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Artikel Pilihan
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 32
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...
