Kenaikan BBM

Kompleks Kantor Gubernur Afghanistan Diserang, Empat Tewas

Kandahar, Afghanistan (AFP/ANTARA) - Dua pengawal dan dua penyerang bunuh diri tewas dalam baku tembak di dalam kompleks gubernur Provinsi Kandahar, Afghanistan selatan, Sabtu, kata seorang pejabat.

Taliban mengaku bertanggungjawab atas serangan itu dan mengatakan sasaran utama mereka adalah Gubernur Provinsi itu Tooryalai Weesa.

Para gerilyawan menerobos penjagaan ketat keamanan di kompleks itu dengan membawa pistol-pistol kecil yang disembunyikan di sandal-sandal mereka, kata Weesa, dan baku tembak meletus dengan para pengawal yang berlangsung sekitar 30 menit.

"Setelah menewaskan dua pengawal, para penyerang merebut senapan-senapan mereka dan menembaki para pengawal lain serta mencederai satu orang," kata gubernur itu kepada AFP, saat mengonfirmasi bahwa ia tidak cedera dalam insiden itu.

Para penyerang akhirnya juga tewas, kata juru bicara pemerintah Kandahar Zalmay Ayobi kepada AFP. Pasukan keamanan juga menemukan satu kendaraan yang membawa bahan peledak yang ditinggalkan di luar kompleks itu.

Provinsi Kandahar adalah tempat kelahiran gerilyawan garis keras Taliban dan adalah salah satu yang paling parah dalam perang 10 tahun, tempat pasukan NATO mendukung pemerintah Presiden Hamid Karzai.

Weesa, yang mengecam serangan itu, mengatakan Taliban sedang berusaha "mencari cara-cara dan taktik-taktik baru untuk menghantam pemerintah dan rakyat" tetapi menegaskan "mereka tidak akan berhasil".

Taliban memerintah Afghanistan dari tahun 1996 sampai mereka digulingkan oleh invasi pimpinan AS tahun 2001 karena menolak menyerahkan pemimpin Al Qaida Osama bin Laden setelah serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.

Sejak itu, mantan-mantan anggota rezim itu dan pendukung mereka melakukan aksi perlawanan yang banyak menelan korban jiwa melalui serangan-serangan bunuh diri dan bom-bom di pinggir jalan yang sering tidak mencapai sasaran militer mereka dan menyebabkan korban di pihak sipil.

Serangan pada kompleks gubernur itu terjadi sehari setelah seorang tentara AS, dua serdadu Afghanistan dan seorang penerjemah tewas ketika seorang tentara Afghanistan menembaki mereka dalam serangkaian apa yang disebut serangan hijau terhadap biru di distrik Shah Wali Kot Kandahar.

Pada 15 April regu-regu para penyerang bunuh diri memasuki Kabul menembaki kedubes-kedubes, kantor-kantor pemerintah dan pangkalan-pangkalan militer asing selama 18 jam sebelum mereka semuanya tewas.

Para pejabat Afghanistan dan dubes AS di Kabul menyalahkan Jaringan Haqqani, yang berpangkalan di Pakistan, sekutu dekat Taliban atas serangan-serangan di Kabul itu, yang dianggap sebagai serangan terbesar di ibu kota itu dalam 10 tahun perang.

Selain Kabul, ibu-ibu kota daerah timur provinsi-provinsi Paktia, Logar dan Nangarhar juga diserang, dengan 51 orang, termasuk 36 gerilyawan tewas. (ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.