Berburu Harta Luthfi

Konferensi Kuatkan Dukungan Palestina Merdeka

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi I DPR dari Fraksi PKS Drs Almuzzammil Yusuf MSi menilai pelaksanaan konferensi kemerdekaan Palestina dapat menguatkan dukungan dari negara-negara lain untuk menjadikan Palestina merdeka.

"Konferensi tersebut merupakan salah satu cara Indonesia menguatkan dukungan negara-negara di dunia, terutama negara anggota Konferensi Asia Afrika untuk menjadikan Palestina sebagai negara yang merdeka dan berdaulat sejajar dengan negara lainnya," ujar Muzzamil di Jakarta, Selasa.

Muzzamil yang juga Koordinator Kaukus Parlemen untuk Palestina mengatakan persoalan Palestina merupakan tragedi kemanusiaan

yang harus segera dihentikan.

"Sejak perang tahun 1948 dan 1967, invasi Israel ke Gaza pada Desember 2008, hingga

saat ini bangsa Palestina terus berjuang keras meraih

kemerdekaannya," jelasnya.

Hingga kini sepertiga anggota

parlemen Palestina, termasuk ketuanya, Dr Aziz Dwaik ditahan oleh Israel pasca Pemilu 2006.

"Penahanan,

penembakan, penghancuran dan teror terus dilakukan oleh militer Israel di Palestina. Ini tentu tidak bisa dibiarkan,"tegasnya.

Dia mengatakan Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri RI selalu mempromosikan dan menjalin kerjasama baik bilateral maupun multilateral untuk mendukung kemerdekaan Palestina.

Konferensi pembebasan Palestina atau International Conference for the Freedom of Al Quds and Palestine aka diikuti 20 negara dan dilangsungkan di Bandung pada 4-5 Juli.(ar)

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.