Berburu Harta Luthfi

Konflik Laut Cina Selatan, AS Bantu Filipina

Liputan6.com, Washington DC: Amerika Serikat akan membantu Filipina dalam berpatroli menjaga keamanan Laut Cina Selatan. Dalam sebuah pertemuan, AS dan Filipina sepakat bekerja sama membangun kekuatan maritim. AS akan mengirim kapal ke Filipina untuk mengawasi keadaan di kawasan laut tersebut.

Associate Press menulis, Selasa (1/5), Menteri Luar Negeri Hillary Rodham Clinton menegaskan kembali komitmen AS untuk kesepakatan bersama mengenai keamanan kawasan.

Kendati demikian, AS mengaku tidak akan ikut campur dalam konflik kawasan laut yang telah memanas sejak 10 tahun silam. AS tidak akan berpihak ke mana pun, melainkan akan memantau keamanan dan stabilitas kawasan Asia itu.

Konflik Laut Cina Selatan adalah sengketa saling klaim pulau-pulau tidak berpenghuni yang terdapat di wilayah Laut Cina Selatan. Sengeketa ini melibatkan Cina dan beberapa negara ASEAN, seperti Brunei Darussalam, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Selain memiliki letak yang strategis, pulau-pulau tersebut diyakini kaya dengan sumber daya alam, seperti hidrokarbon.(ULF)