TRIBUNNEWS.COM JAKARTA - Ashwin Sasongko, Dirjend Aplikasi dan Telematika Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan bahwa target 2012 seluruh desa di Indonesia sudah terkoneksi dengan saluran telepon, dan seluruh kecamatan di Indonesia sudah terhubung dengan internet.
“Ini target kementerian kami, sehingga daya saing dan kreativitas masyarakat di seluruh lapisan menikmati layanan internet dan telepon. Sangat baik untuk mendukung industri dan perekonomian bangsa,” ungkap Ashwin Sasongko ketika menyampaikan presentasi dalam acara seminar “Tren Konvergensi Industri Telekomunikasi dan Industri Otomotif” yang digelar oleh Pusat Studi Telekomunikasi Indonesia (PASTI) di Hotel Kartika Chandra, Jakarta, 30/4/2012.
Lebih lanjut Ashwin mengatakan broadband akan menjadi pendorong sektor industri lain, seperti konten, perbankan, otomotif. Ketika semua sudah terkoneksi dengan layanan broadband, lanjut Ashwin, maka diyakini pertumbuhn dan kreatifitas masyarakat akan tumbuh.
“Broadband masuk dalam pembangunan infrastruktur nasional. Jadi yang namanya infrastruktur tidak hanya membangun jalan tol, jembatan, atau membuka jalan raya. Teknologi ini harus menjadi perhatian utama, sama seperti kebutuhan infrastruktur lainnya,” ungkapnya.
Ashwin mencontohkan, pabrikan mobil asal Amerika, Ford benar-benar jeli melihat peluang dan segmentasi. Dimana pabrikan ini sudah berhasil mengawinkan kebutuhn industri otomotif dan selular. Seperti diketahui, salah satu produk terbarunya Ford yakni All-New Ford Focus sudah dilengkapi dengan teknologi Ford SYNC.
Teknologi tersebut menyediakan konektivitas hand-free dalam mobil yang diaktifkan melalui suara. Pengendara bisa mengaktifkan fitur tersebut dengan cara menghubungkan teknologi Bluetooth yang ada di ponsel ke perangkat layar yang dimiliki All-New Ford Focus. Tinggal perintahkan dengan suara, langsung terkoneksi dengan nomor tujuan dan melakukan calling. Atau langsung memutar lagu yang diinginkan sesuai dengan perintah kita. Rencananya, mobil tersebut akan dirilis tahun ini.
Kreatifitas semacam inilah yang dimaksud Ashwin, sehingga anak bangsa bisa menghasilkan karya fenomenal. Untuk mendukung itu semua, Ashwin menghimbau kepada semua pihak, terutama operator selular untuk benar-benar mendorong terhadap program yang dicangkan pemerintah tentang broadband.
”Semua pihak harus memiliki komitmen, termasuk didalamnya operator selular untuk menyajikan layanan broadband berkualitas. Konvergensi industri selular dengan industri lainnya intinya harus diikuti jaringan yang bagus dan berkualitas. Tanpa itu semua, percuma, konvergensi tidak akan berjalan,” ungkap Ashwin.


