TEMPO.CO, Sabah - Konflik bersenjata di Sabah, antara aparat keamanan Malaysia dan tentara kesultanan Sulu dari Filipina selatan, hingga Sabtu 11 Maret 2013 menyebabkan 61 orang tewas. Dalam bentrokan terbaru yang terjadi Sabtu malam, menurut Kepala Polisi Sabah Hamza Taib, dua polisi terluka.
Kenaikan BBM
- Gamawan : Kepala Daerah Harus Dukung Kenaikan BBMTempo - 43 menit yang lalu
- Pertamina Banyuwangi Tunda Distribusi BBMTempo - 48 menit yang lalu
- Lemhannas Berharap Gejolak Kenaikan BBM Tak AnarkisAntara - 1 jam 44 menit lalu
- Dekat dengan Raffi Ahmad? Mikha Tambayong: BBM-an Aja Seperti LainnyaTRIBUNnews.com - 1 jam 55 menit lalu
- Polda Riau Tangkap Puluhan Tersangka Penimbun BBMAntara - 2 jam 15 menit lalu
- Harga BBM Naik, Ini Artis yang Ancang-ancang Naikkan TarifTRIBUNnews.com - 2 jam 17 menit lalu
- Sejumlah SPBU di Pekanbaru Kehabisan Stok BBMAntara - 2 jam 44 menit lalu
- PP Parmusi Kritik Molornya Pengumuman Penaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 2 jam 44 menit lalu
- Jelang Kenaikan BBM Harga-Harga di Bogor NaikAntara - 2 jam 48 menit lalu
- Saran Artis Terry Putri Agar BBM Bersubsidi Tidak Diborong Orang BerduitTRIBUNnews.com - 2 jam 49 menit lalu
- Harga BBM Mau Naik, Bagaimana dengan Tarif Artis? Ini Kata Terry PutriTRIBUNnews.com - 3 jam yang lalu
- Mentan Suswono : Saya Dukung Penaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 3 jam yang lalu
- Cuma RI, Negara Importir Minyak yang Masih Kasih Subsidi BBMLiputan 6 - 4 jam yang lalu
- Pemerintah Diminta Segera Naikkan Harga BBMAntara - 4 jam yang lalu
- Belanja Apa yang Harus Dikurangi Saat Harga BBM NaikLiputan 6 - 5 jam yang lalu
- Saat BBM Melambung, 9Power Boleh Jadi PilihanOtosia - 6 jam yang lalu
- Spanduk PKS dan PDIP Tolak BBM Dipasang BerdampinganTRIBUNnews.com - 6 jam yang lalu
- BBM Naik, Ongkos Angkutan Umum Baru Naik 1-3 Bulan LagiLiputan 6 - 7 jam yang lalu
- Pertamina Klaim Stok BBM AmanTRIBUNnews.com - 7 jam yang lalu
- PDI Perjuangan larang kader ikut demo BBMMerdeka.com - 7 jam yang lalu
Konflik di wilayah Malaysia ini bermula dari kedatangan 235 orang bersenjata yang dipimpin Raja Muda Agbimuddin Kiram, adik Sultan Sulu Jamalul Kiram III, di Labuh Datu, Sabah, 12 Februari lalu. Mereka menduduki salah satu wilayah Malaysia yang berada di bagian utara Kalimantan itu dan mengklaimnya sebagai daerah milik Kesultanan Sulu.
Sebanyak 61 korban tewas berasal dari dua belah pihak: 53 dari tentara Sulu, delapan aparat keamanan Malaysia.
Hamza Taib menambahkan, hari ini ada enam orang lagi yang telah ditangkap di negara bagian Sabah dan sedang diselidiki dengan dakwaan "melakukan tindakan teroris". Dengan penangkapan itu, orang Filipina yang ditangkap terkait dengan krisis Sabah ini menjadi 85 orang.
Aparat keamanan Malaysia juga menghentikan tiga kapal yang berada di dekat zona kontak senjata, Sabtu lalu. Sebanyak 27 orang yang mengaku sebagai nelayan, ditahan. Tetapi tidak jelas apakah mereka masuk dalam daftar 85 orang yang sudah ditahan Malaysia.
Untuk mengamankan daerah sekitar konflik, khususnya di sepanjang pantai timur Sabah, Malaysia menempatkan lima batalyon tentara, atau sekitar 3.500 orang, untuk melindungi lebih dari 1,4 juta warga di sana paska kedatangan orang bersenjata dari Filipina bagian selatan itu.
Channel News Asia | Abdul Manan
Berita Lainnya
- Serangan Terbaru di Irak Tewaskan Tujuh Orang
- Korban Tewas Kebakaran Pabrik Unggas di China Hingga 61 Orang
- Korban Apartemen Runtuh di Mumbai Jadi 10 Orang
- Anak Tewas Jadi Korban Tabrak Lari, Ini Doa Ibu Buat Si Penabrak
- Korban Apartemen Ambruk di Mumbai Bertambah
- Perang Bangkai Tikus Jadi Ritual Perayaan di El Puig
- Laporan As: Pakistan, Irak, Afghanistan Sangat Terpukul oleh Aksi Teror …
- IHSG Diprediksi di Kisaran 4.951-5.035TRIBUNnews.com
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 46
Jajak Pendapat Yahoo!
Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?
Memuat...
Galeri Foto Pilihan
1 - 5 dari 40

