
Di Jakarta, beberapa hari lalu beredar wacana larangan izin baru reklame oleh Jokowi dan Ahok. Pajak reklame yang relatif tidak besar (hanya menyumbang sekitar 2 persen dari pemasukan pajak Jakarta) membuat mereka berpikir kembali soal peran reklame. Lainnya » Mimpi Jakarta Tanpa Papan Reklame
Siapa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata “perubahan”? Sebaris tentara bersenjata? Seribu mahasiswa bersuara lantang? Di era digital ini, tokoh perubahan itu bisa jadi bukan lagi mereka, melainkan kamu sendiri. Lainnya » Change.org, Sarana Perubahan Lewat Ujung Jemari
Berikut ini sederet fakta tentang banjir Jakarta yang perlu kita ketahui bersama. Lainnya » Fakta-fakta Banjir Jakarta
Jakarta kian sesak. Penduduk makin banyak, akibatnya ruang yang tersedia makin terbatas. Nah, sebagai jalan keluar, bagaimana jika Anda berbagi ruang yang Anda miliki dengan orang lain? Dengan bantuan teknologi informasi, Anda dapat mengumumkan ketersediaan ruang yang Anda punya — sehingga masyarakat dapat mengetahui dan memanfaatkan ruang itu. Lainnya » Kota Cerdas: Empat Prakarsa Berbasis IT untuk Jakarta Lebih Baik
Gagasan-gagasan unik untuk transportasi di Jakarta. Lainnya » Lokakarya Smart City (2): Mobilitas

Di tengah banjir besar yang turut melanda kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara, sejumlah warga tampak tetap berlalu-lalang untuk melakukan berbagai aktivitas (16/1). Ada yang berjalan kaki, ada juga yang mengandalkan transportasi air. Banyak juga ojek perahu ramai menawarkan jasanya.
Genangan air setinggi kurang lebih satu meter, yang merendam jalan utama dan melumpuhkan akses transportasi darat, harus mereka tembus dengan berbagai cara. Dan di tengah situasi yang serba merepotkan itu, mereka masih bisa tersenyum. (Foto dan keterangan foto: Robin Hartanto)
Lainnya » Biar Banjir, Tetap Tersenyum
Jakarta punya banyak masalah mengenai air yang selanjutnya memicu timbulnya mitos dan salah kaprah mengenai air dan banjir. Benarkah banjir besar akan datang setiap lima tahun? Dapatkah sistem kanal membebaskan Jakarta dari banjir? Lainnya » 10 Mitos Air dan Banjir di Jakarta

Pasangan Yanita Moerdani dan istrinya, Erica Amanda Rheta, menawarkan rumah miliknya untuk dijadikan tempat pengungsi bagi anak-anak dan wanita. Lainnya » Kisah Pasangan Muda yang Siap Menampung Korban Banjir

Perasaan pesimistis dan pasrah menerima banjir sebagai sesuatu yang rutin di balik pertanyaan itu, yang mulai menyusup ke dalam banyak hati dan benak orang, adalah suatu persoalan tersendiri. Tetapi sebenarnya pertanyaan itu perlu mendapat pembedaan yang serius: itu pertanyaan teknis atau pertanyaan politis? Lainnya » Mengatasi Banjir Adalah Pilihan Politis, Bukan Teknis

Kali ini saya akan membangunkan kita semua dari mimpi: sistem angkutan umum saja masih kurang mempan mengurangi macet. Paling tidak, di Jakarta. Lainnya » Angkutan Umum Saja Tidak Akan Mengurangi Macet

Liputan6.com, Jakarta : Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo akhirnya menyetujui pembangunan enam ruas jalan tol di Jakarta, padahal saat kampanye dia menyatakan menolak pembangunan jalan tol itu. Lainnya » Jokowi Mendukung Pembangunan 6 Ruas Jalan Tol

Jokowi sebaiknya menggelar suatu pertemuan umum dan meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk memaparkan kegunaan enam ruas jalan tol dalam kota itu. Hadirkan pula para pemikir dan undanglah warga yang tidak setuju. Lainnya » Jokowi Sebaiknya Gelar Pertemuan Umum untuk Bahas 6 Ruas Jalan Tol

Tiga kota dipilih menjadi kota teladan bagi kota-kota lain di Indonesia oleh badan PBB, United Nations Human Settlements Programme. Lainnya » Tiga Kota Teladan

Tahun 1973, Fukuoka mengalami kekeringan parah. Bertekad tak ingin mengulangi bencana itu, mereka membangun pusat penyulingan air laut menjadi air minum terbesar di Jepang, Uminonakamichi Nata.
Setiap hari tempat yang akrab disebut Mamizu Pia ini menghasilkan 250 ribu m3 air untuk memenuhi 40 persen kebutuhan air di Fukuoka dan sekitarnya yang berpopulasi sekitar 2,3 juta jiwa. Air yang dihasilkan dari tempat ini dapat langsung diminum.
Air laut diubah menjadi air siap minum dengan menghilangkan garam dan zat-zat lain dengan cara reverse osmosis. Berikut ini langkah-langkah pengolahan air dari laut sampai ke rumah pelanggan: Lainnya » Penyulingan Air Laut Terbesar di JepangPembelajaran tentang bencana, yang biasanya membuat kita merinding, menjadi pelajaran menyenangkan dengan sentuhan seni dan desain. Lainnya » Bermain Dengan Bencana

Kamu, bagiku, adalah jendela — celah kecil tempat aku bisa menikmati secangkir kopi atau segelas es cendol, sambil menghirup udara segar dan menatap kehidupan. Lainnya » Surat untuk Via

Belum sampai berumur satu tahun, kartu Commet dinyatakan wafat oleh PT Kereta Api Commuter (KCJ), per 3 Desember 2012. Lainnya » Akhir Kata untuk Commet
Dua minggu yang lalu, ada dua gagasan Gubernur Jakarta Joko Widodo yang menarik perhatian. Yang pertama, mengenai keharusan semua bangunan di Jakarta memiliki ciri Betawi. Yang kedua, rencana pembangunan masjid raya di Kapuk. Lainnya » Menanggapi Gagasan Arsitektur Betawi dan Mesjid Raya
Mari menghadapi kenyataan. Untuk membangun sistem angkutan umum mumpuni, yang dapat mengurangi jumlah kendaraan pribadi di jalan-jalan di Jakarta sehingga sama seperti 20 tahun yang lalu, diperlukan waktu 10 tahun. Lainnya » Mengurangi Kemacetan, Menghadapi Kenyataan
Sudah jelas semua pengalaman dan teori perkotaan menyimpulkan bahwa jalan tol dalam kota bukan lah solusi untuk masalah macet. Lainnya » Petisi Tolak Jalan Tol Akan Disampaikan Kepada Jokowi

Makin sering kita mendengar keluhan penduduk tentang kemacetan yang kerap dan meluas di kota-kota besar besar seperti Makassar, Bandung, Medan, Surabaya, Manado, Palembang, Yogyakarta, Semarang, Bogor, dan lain-lain. Lainnya » Semua Kota Besar Makin Macet, Perlu Segera Angkutan Umum

Restu Gunawan, dalam buku “Gagalnya Sistem Kanal; Pengendalian Banjir Jakarta dari Masa ke Masa (1883-1985)” menyimpulkan bahwa sistem kanal telah gagal. Lainnya » Sistem Kanal Saja Tidak Cukup

90 persen pembaca Yahoo tidak setuju dengan pembangunan enam ruas jalan tol baru di Jakarta. Lainnya » 90 Persen Pembaca Tidak Setuju Pembangunan Jalan Tol Dalam Kota

Ketika lingkaran karut-marut kota Jakarta membawa warganya berputar-putar dalam absurditas kehidupan, film “Jakarta Hati” mencoba menarik segaris arti lewat kejadian-kejadian kecil, yang mungkin terjadi di Jakarta sebelah mana pun. Lainnya » Jakarta Hati: Enam Cerita Satu Arti

Di Jakarta, misalnya, ada Lapangan Monumen Nasional yang bersifat publik. Taman ini terbuka bagi siapa saja yang datang dari mana saja. Lalu ada taman yang untuk bagian kota yang terbatas, misalnya Taman Menteng Lainnya » Taman Lingkungan Biarlah Tetap "Tersembunyi"
MRT adalah mass rapid transit. RDTRK adalah Rencana Detail Tata Ruang Kecamatan. Kedua hal itu berhubungan melalui satu hal yang sangat penting: struktur pendapatan untuk mengoperasikan MRT Jakarta bila jadi dibangun. Lainnya » Menentukan Tarif MRT

Betapa besar antusiasme masyarakat dan keinginan untuk turut serta membangun kota Jakarta, antara lain dengan keikutsertaan dalam perencanaan tata ruang. Lainnya » Partisipasi Perlu Pemecahan Sandi
Bukan salah Dani dan Dian mereka enggan memakai transportasi publik. Lainnya » Transportasi Publik Bukan Pilihan
Mari dukung Jokowi untuk melawan rencana pembangunan 6 ruas jalan tol dalam kota di Jakarta. Lainnya » Dukung Jokowi Melawan 6 Ruas Jalan Tol Dalam Kota

10 tahun terakhir, di kota-kota besar di dunia ada sederet panjang jalan tol yang justru dicopot karena dianggap bukan solusi kemacetan — dan justru menambah macet, polusi, serta ketergantungan terhadap mobil pribadi (dan bahan bakar fosil). Dalam jangka panjang, akibatnya ekonomi kota dan negara yang bersangkutan menjadi tidak kompetitif. Jakarta justru berencana membangun 6 ruas jalan tol baru. Berikut ini sebagian rencananya. (Sumber: Presentasi Jakarta Tollroad Development, dokumentasi Rujak Center for Urban Studies) Lainnya » Rencana 6 Ruas Jalan Tol Baru di Jakarta

Ketika bahasa-bahasa gaul yang teramat kreatif macam “4L4y” dan “ciyus” menginvasi kosa kata dan tata bahasa kita, stiker-stiker angkutan kota tetap setia memainkan kata dengan bahasa yang baik dan sederhana. Kadang mereka membuat kita terbahak-bahak dalam hati, kadang juga membuat kita tersenyum penuh arti.
Foto-foto berikut merupakan dokumentasi Ruangrupa dan Mulia Idznillah. (Robin Hartanto) Lainnya » Petuah stiker-stiker kotaMelihat begitu banyaknya media yang memberitakan segala ini-itu tentang Gubernur DKI Joko Widodo, saya mulai ragu-ragu apakah Jokowi itu nama Gubernur Jakarta atau artis papan atas ibu kota. Lainnya » Jokowi Mau Tidur, Kesandung Tali Sepatu, dan Merasa Ganteng
Sudahkah Anda bersyukur atas hidup Anda? Jangan selalu melihat ke atas dan mengeluh karena hidup tidak seperti yang Anda inginkan. Belajarlah dari kisah Pak Majuta. Lainnya » Sudahkah Kita Bersyukur?

Gubernur baru telah terpilih, kini saatnya kita membiarkan Jokowi bekerja dan mewujudkan janjinya mewujudkan Jakarta baru. Lainnya » Menanti Janji-Janji Jokowi

Sungai Pasig membentang sepanjang 25 kilometer, membelah Manila dan daerah-daerah paling padat penduduk. Mirip dengan Ciliwung yang mengalir di Jakarta.
Program pembersihan kali dimulai, dan sukses. Sungai yang sangat kotor, sampai-sampai tak ada ikan yang bisa hidup ini, sekarang menjadi bersih.
Jika Filipina bisa, kenapa kita tidak. Apakah Anda optimis Ciliwung bisa dibersihkan seperti ini? (Foto: Faizza Tanggol, ABS-CBN Foundation Inc.) Lainnya » Perubahan Drastis Sungai di Filipina
ruang kota Jakarta yang memberikan izin bagi pepohonan untuk tumbuh bebas, tanpa banyak diusik oleh kebutuhan manusia, sangatlah langka. Taman Hutan Kota Penjaringan, yang terletak di sisi jalan tol menuju bandara Soekarno-Hatta, adalah satu dari yang sedikit itu.
Jika ditarik garis tegak lurus, taman ini memiliki garis terpanjang mencapai dari 1,8 kilometer dan garis terlebar sekitar 150 meter. Luasnya mencakup 13,6 hektare; hampir empat kali lipat dari Taman Menteng, delapan kali lipat Taman Suropati, atau delapan belas kali lipat Taman Ayodya.
Walaupun cukup luas, jalan masuk menuju taman ini sungguh tak terduga. Saya, yang tinggal di sekitar lokasi taman, tidak pernah menyadari sebelumnya bahwa keberadaan taman ini hanya lima menit bersepeda dari rumah. (Teks dan foto: Robin Hartanto)
Lainnya » Taman Seluas Hutan, Sesepi Kuburan
Keriuhan pemilihan calon gubernur ibu kota negara sampai menjadi isu nasional. Daripada membahas program, kandidat masih terjebak pada gimmick atau isu SARA. Berikut adalah rangkaian kampanye calon gubernur DKI Jakarta, Foke-Nara dan Jokowi-Basuki dalam sepekan terakhir. Lainnya » Kilas Balik 2012: Pemilihan Gubernur DKI Jakarta

Jika rezeki datang dari langit, Kota Ketapang pasti lah salah satu bandara favorit.
Di Ketapang, Kalimantan Barat, burung-burung walet berseliweran di rumah-rumah. Pagi hari mereka keluar mencari makan, sore hari mereka kembali bersangkar. Suara kicauan burung malah tak pernah berhenti—24 jam sehari, dengan bantuan pengeras suara yang bermaksud mengundang masuk burung-burung yang belum berumah.
Rumah-rumah itu bukan rumah biasa. Rumah itu adalah rumah burung walet, yang sangkar-sangkarnya mampu memberikan penghasilan puluhan juta rupiah setiap bulan bagi pemiliknya. (Foto dan teks: Robin Hartanto)
Lainnya » Wajah-wajah Rumah Walet
Sepanjang tahun 2011 ada 890 kebakaran di Jakarta, atau rata-rata hampir 3 kasus per hari. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran DKI Jakarta mengatakan bahwa permukiman penduduk yang padat berhimpitan mempersulit upaya pemadaman api. Warga pemukiman padat harus berjuang sendiri karena kurangnya hidran dan sulitnya pemadam menjangkau daerah yang terbakar. Apakah gubernur baru akan memperhatikan hal ini dan melakukan upaya pencegahan yang lebih terarah? Lainnya » Jakarta Lautan Api

Jakarta, mungkin adalah kota di Indonesia yang paling cepat berubah. Gedung-gedung tinggi muncul menggusur rumah dan tanah. Apakah perubahan Jakarta diikuti dengan kesejahteraan bagi mereka yang tak berpunya? Lainnya » Jakarta yang terus berubah

Negara-negara lain sudah mengembangkan transportasi massal yang bisa mengangkut jutaan orang, seperti kereta bawah tanah, trem dan kereta cepat. Mereka juga jalur yang aman untuk pesepeda. Semoga cepat ada di Indonesia. Lainnya » Transportasi di negara tetangga

Sejumlah foto seputar kondisi transportasi di Ibu Kota yang makin macet saja. Lainnya » Jakarta dan transportasinya

Kota-kota besar di dunia menjadi layak ditinggali karena mengakomodasi trasportasi yang nyaman untuk jutaan penghuninya. Ada monorail, subway, kereta supercepat. Sedangkan Jakarta? Lainnya » Angkutan warga Jakarta

Foto kiriman pembaca mengenai kondisi jalanan yang harus dilalui oleh para pejalan kaki di berbagai kota. Anda juga ingin foto Anda tampil? Kirimkan pada kami di kotakita@yahoo-inc.com Lainnya » Kiriman pembaca: Perjuangan pejalan kaki

"Kehidupan Keturunan Tionghoa" Lainnya » "Kehidupan Keturunan Tionghoa"
Gerakan menentang kekerasan — terutama terhadap yang dilakukan oleh Front Pembela Islam — terus meningkat, dan mulai menyebar ke beberapa kota seperti Palangkaraya, Jakarta, dan Surabaya. Lainnya » Premanisme di Kota Kita
Tetapi pertanyaan sebagian besar warga Jakarta adalah: apakah itu jaminan untuk memperbaiki Jakarta dan menyelesaikan segala masalahnya? Lainnya » Dapatkah Calon Independen Selesaikan Masalah Jakarta?
Kita baca di beberapa bagian kota penggusuran pedagang kaki lima dari trotoar ditingkatkan. Tapi tiada kita dengar penertiban motor yang kini marak naik ke trotoar dan sangat membahayakan. Lainnya » Mana Lebih Dahulu, Menyingkirkan Motor atau Pedagang Kaki Lima?
Imlek pada dasarnya adalah perayaan awal musim semi. Ia terkait erat dengan siklus pertanian. Tetapi pertanian tidak terlepas dari kehidupan perkotaan, tempat banyak orang hidup bersama dalam jarak dekat, sehingga banyak produk pertanian dikonsumsi dan: dirayakan! Lainnya » Makna Imlek di Kota-Kota Indonesia
Siapapun juga harus memenuhi syarat-syarat dan peraturan. Polisi harus menjalankan fungsinya dengan baik. Pemerintah daerah harus memenuhi kewajibannya bagi para pejalan kaki. Lainnya » Pelajaran dari Tabrakan Maut
Pada kota Jakarta yang tak pernah tuntas dituliskan, buku-buku berikut berutang cerita. Para penulisnya merekam Jakarta dengan cara dan sudut pandangnya masing-masing. Ada yang mencoba mengalami, ada yang mencoba memahami. Ada yang mencoba serius, ada juga yang mencoba jenaka. Rugi bagi kita, khususnya warga Jakarta, apabila tidak menagih isinya. Lainnya » Jakarta Dalam Buku
“Selama ini, kerja bakti rutin diadakan setiap bulan; pagi hari dibersihkan, sore hari sudah banyak sampah,” kata Ketua RW 01. Lainnya » Merawat Sungai dengan Ayunan
Kisah pemilihan gubernur Jakarta putaran kedua rupanya telah menjadi semacam drama yang banyak ditonton dan dibicarakan, bukan hanya oleh warga Jakarta, tetapi juga oleh warga berbagai daerah di Indonesia. Lainnya » Geliat Pemilihan Gubernur Jakarta di Daerah Lain
Hasil hitung cepat tiga lembaga menempatkan Joko Widodo unggul dari Fauzi Bowo dalam pemilihan gubernur Jakarta. Bila perhitungan KPUD (yang akan diumumkan 28-29 September) punya hasil serupa, maka Jakarta akan memiliki seorang gubernur baru: Joko Widodo. Jokowi menang karena orang terbukti menyukai hal yang ada padanya, yang kontras terhadap Fauzi Bowo. Pertama, watak dan teknik komunikasinya yang membuat orang merasa nyaman berdialog. Ini disertai hal penting lainnya: kesediaan mendengar. Harapannya, dengan itu ia akan mampu menggalang partisipasi dalam berbagai tingkat. Lainnya » Masalah Jakarta Menunggu Gubernur Baru Joko Widodo
Ruang kota Jakarta yang memberikan izin bagi pepohonan untuk tumbuh bebas, tanpa banyak diusik oleh kebutuhan manusia, sangatlah langka. Taman Hutan Kota Penjaringan, yang terletak di sisi jalan tol menuju bandara Soekarno-Hatta, adalah satu dari yang sedikit itu. Lainnya » Seluas Hutan, Sesepi Kuburan: Taman Hutan Kota Penjaringan
Tanggal 20 September 2012 adalah hari yang paling menentukan bagi warga Jakarta saat ini. Satu hari memilih, lima tahun menggantungkan nasib. Lainnya » Pemilihan Gubernur Jakarta 2012: Berharap Akan Kampanye Sehat
Menyeberang jalan, apalagi di kota seperti Jakarta, barangkali hal tersulit yang perlu dihadapi pejalan kaki. Lainnya » Tips Absurd Jakarta: Membelah Lautan Kendaraan
Mengapa kota-kota di negara maju bisa rapi, tapi Jakarta (dan kota lain di Indonesia) tidak? Salah satu sebab penting adalah dipatuhinya peraturan-peraturan (yang perannya memang sangat besar dalam membentuk sebuah kota). Lainnya » Tata Ruang untuk Kita
Bersiasat dalam menghadapi situasi yang kompleks bukanlah perkara mudah, dibutuhkan kepekaan untuk melihat yang teratur di tengah kekacauan. Berkereta menggunakan KRL Jabodetabek adalah salah satu contohnya. Lainnya » Tips Absurd Jakarta: Aman dan Nyaman Naik KRL Jabodetabek
Jika apa yang anda bayangkan dari perpustakaan milik pemerintah adalah interior yang membosankan, lampu yang remang, fasilitas yang seadanya, dan koleksi yang tak tersusun rapi, maka Perpustakaan Direktorat Jenderal Penataan Ruang—baru saja diresmikan sekitar tiga bulan yang lalu—akan berseru tak setuju. Lainnya » Ada Perpustakaan Baru di Jakarta!
Dengan jumlah kendaraan lebih dari 10 juta, tak ayal lagi untuk dapat berkendara di jalanan Jakarta dengan aman, apalagi nyaman, bukanlah perkara mudah. Lainnya » Tips Absurd Jakarta: Mengendarai Kendaraan Bermotor
Bagi sebuah kota besar alias megapolitan dengan penghuni jutaan jiwa, memiliki sarana transportasi umum yang baik tentu sebuah keharusan. Tak terkecuali Jakarta. Secara umum sarana transportasi di ibukota negara ini memang belum bisa dibilang baik. Tetapi di sektor kereta listrik, terdapat beberapa kemajuan yang patut dipuji. Antara lain: Lainnya » Beberapa Kemajuan Kereta Listrik yang Patut Dipuji
Sekarang ini, apa yang harus dihadapi pejalan kaki yang hendak menyeberang jalanan Jakarta adalah arena pertarungan yang tiga kali lipat lebih keras. Lainnya » Menyeberang Jalanan, Menantang Jakarta
Bukan pemandangan aneh jika hampir setiap lampu merah di Jakarta dihiasi dengan anak-anak kecil berkeliaran merajai jalanan tanpa pengawasan orangtua. Kota metropolitan sebesar ini menyimpan banyak kisah dari mereka yang mempertahankan hidup dengan mengamen, meminta-minta, bahkan mencopet. Lainnya » Savestreetchild: Gerakan Peduli Anak Jalanan
Kenapa penting untuk menggunakan hak pilih? Lainnya » Memilih Nasib Jakarta
Namun toh akhirnya setelah sebulan saya menggunakan angkutan umum, saya mulai menemukan hal-hal yang tidak saya temukan saat menjadi pengendara motor. Lainnya » Alasan Asyik Naik Angkutan Umum
Kebahagiaan itu, saya percaya, bisa bermula dari hal-hal sederhana, seperti merelakan tempat duduk di kereta komuter. Lainnya » Kisah Kecil di Kereta
Ada juga Dhemas Reviyanto Atmodjo, dengan karya fotografi berjudul “The Wall” untuk JAKARTA 32°C 2010, mengkontraskan gambar-gambar yang terdapat di papan-papan pembangunan properti dengan realita kontradiktif yang terdapat di depan jalan tempat papan tersebut berdiri. Lainnya » Jakarta 32°C Mulai Hangatkan Jakarta
Tanggal 22 Januari 2012, sembilan pejalan kaki meninggal karena ditabrak mobil di Gambir. Selama satu bulan sesudahnya masyarakat cukup heboh membahas hal ini. Antara lain, mereka menuntut perbaikan sistem trotoar. Tetapi, hari ini, empat bulan kemudian, apa perubahan yang sudah kita dapatkan atau lihat nyata di Jakarta? Lainnya » Empat Bulan Kemudian
Sebuah gedung semestinya melalui prosedur uji coba (commissioning) sebelum dibolehkan beroperasi. Izin operasi gedung pun harus diperpanjang berkala. Gedung harus diuji ulang sebelum diizinkan beroperasi lagi. Lainnya » Seberapa Siap Gedung di Jakarta Menghadapi Keadaan Darurat?
Kapan terakhir kali Anda pergi ke perpustakaan? Rupanya banyak orang yang malas pergi ke perpustakaan karena tidak tahu dimana letak perpustakaan dan kondisinya. Lainnya » Pendapat Pembaca: Perpustakaan Tersembunyi
Apakah mengurangi dampak negatif pembangunan serta menjaga keseimbangan dengan alam cukup untuk menyelamatkan bumi? Ternyata tidak. Lainnya » Pada Hari Bumi: Daur Ulang Saja Tidak Cukup
Ini bukan udang. Hanya memang, banyak perpustakaan dan tempat membaca buku yang sembunyi di balik kerasnya batu Jakarta. Lainnya » Ada Perpustakaan di Balik Jakarta
Betapa sulitnya melakukan verifikasi faktual sejumlah lebih dari 815 ribu pendukung dua pasangan calon gubernur independen.Bagaimana bisa menyebarkan undangan dan menerima kedatangan, atau mendatangi, mereka semua dalam waktu dua minggu? Lainnya » Calon Gubernur Independen Masih Terganjal
Seperti halnya Teluk Jakarta (dengan panjang pantai 30 kilometer), Ciliwung jarang sekali terlihat dalam kegiatan sehari-hari warga Jakarta karena umumnya terhalang bangunan. Sebagian warga Jakarta tidak lagi menyadari di mana keberadaannya. Lainnya » Masalah Baru dari Pelebaran Ciliwung
Gubernur seperti apa yang cocok untuk Jakarta kini dan masa depan? Lainnya » Gubernur Masa Kini
Air adalah bagian dari hak untuk hidup. Dalam konstitusi kita hak untuk hidup tidak boleh dikurangi untuk hal apapun—Pasal 28i—dan tugas negara adalah untuk melindunginya. Lainnya » Menanti Solusi Masalah Air Jakarta

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bagi masyarakat pejalan kaki atau pengguna jalan raya, hendaknya selalu waspada dan memperhatikan pohon-pohon di sisi jalan bila akan bernaung atau berteduh di saat hujan deras dan angin kencang. Hal ini untuk menghindari kecelakaan akibat tertimpa pohon tumbang. Lainnya » Inilah Ciri-ciri Pohon Rawan Tumbang

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pohon yang berada di sepanjang jalan raya seringkali menjadi satu tempat untuk berteduh bagi pejalan kaki di saat hujan. Namun, warga diminta untuk tidak melakukannya lagi untuk berteduh di bawah pohon, khususnya untuk pohon yang terdapat cat merah. Cat tersebut menandakan pohon itu rawan tumbang. Lainnya » Hati-hati, Jangan Berteduh di Bawah Pohon Bercat Merah

Liputan6.com, Jakarta: Pohon-pohon tua yang tumbuh di Jakarta kembali diperiksa Tim Dinas Pertamanan DKI Jakarta. Pemeriksaan dilaksanakan untuk mengetahui ketahanan pohon-pohon di ibukota menghadapi kemungkinan turunnya hujan lebat dan angin kencang dalam waktu dekat. Lainnya » Pohon-pohon di Jakarta Diperiksa
Rencana Pemda DKI Jakarta membangun enam ruas tol baru dalam kota, hanya mendatangkan satu kebaikan. Yakni, memberikan fasilitas bagi pengguna kendaraan pribadi. Sisanya adalah keburukan. Lainnya » Lima Dampak Buruk Pembangunan Tol Dalam Kota
Apakah partai politik teganggu dengan hadirnya calon perseorangan? Lainnya » Partai vs Calon Independen
Dua pasang calon Gubernur DKI Jakarta dari jalur perseorangan, Faisal Basri - Biem Benyamin serta Hendardji Soepandji - Riza Patria, akan terpampang fotonya dalam bilik Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2012 ini, pada 11 Juli. Bagaimana peluangnya? Lainnya » Pilkada DKI: Menerka Berkah Calon Perseorangan
TRIBUNNEWS.COM - Separator Busway akan ditinggikan karena banyak pengendara yang menerobos Lainnya » Sering Diterobos, Separator Busway Akan Ditinggikan
Bagi saya, bersepeda ke kantor menawarkan 3 manfaat sekaligus: waktu tempuh yang lebih cepat, biaya yang lebih murah, dan sebagai media untuk berolahraga di tengah rutinitas pekerjaan. Lainnya » Berhitung Sebelum Bersepeda ke Kantor

Liputan6.com, Jakarta: Pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama (Jokowi-Ahok) berhasil memenangkan hasil perhitungan suara cepat atau quick count Pilkada DKI Jakarta putaran kedua di berbagai lembaga survei di Indonesia. Lainnya » Jokowi Ajak Warga Jakarta Bersatu
Untuk keduakalinya, penduduk Ibu Kota berhak menentukan siapa yang akan mereka percaya sebagai pemimpin dan pencari solusi bagi masalah perkotaan. Lalu siapa mereka dan bagaimana rekam jejaknya? Lainnya » Rekam Jejak Para Calon Pengatur Jakarta
Rencana pembangunan enam ruas tol dalam kota Jakarta diharapkan mampu mengurangi tingkat kemacetan sebesar 15-20 persen. Tapi bagi warga, pembangunan jalan itu bentuk keberpihakan kepada pemilik kendaraan pribadi. Lainnya » Tol Dalam Kota, Keberpihakan Pada Minoritas

Ini bukan khayalan, tapi ada kalanya jalanan Jakarta sepi dan bebas dari macet. Nikmati lengangnya jalanan Jakarta, misalnya saat pemilihan kepala daerah 11 Juli lalu, atau, tentu saja saat lebaran. Semoga Gubernur baru bisa mewujudkan jalanan Jakarta yang lancar (meskipun tidak selengang di gambar ini). Lainnya » Jakarta impian yang bebas macet

Enam pasang calon gubernur dan wakilnya berlomba-lomba menjelaskan visi dan misi mereka untuk menghapuskan kemacetan Jakarta. Perhatikan baik-baik sebelum memutuskan mendukung salah satunya. Mana yang paling Anda percaya akan menepati janji setelah terpilih kelak? Lainnya » Janji-janji Untuk Mengatasi Macet

Orang bilang, ibu kota lebih kejam dari ibu tiri. Klise, tapi benar. Setiap hari Jakarta jadi tempat pergulatan ribuan orang yang berjuang mencari nafkah. Tapi pengalaman saya membuktikan, masih ada orang baik di Jakarta. Lainnya » Masih Ada Orang Baik di Jakarta
Nah sekarang saatnya pemerintah, dan masyarakat bekerja sama. Pemerintah memperbanyak trayek (koridor) Trans Jakarta, menambah armada bus, dan masyarakat merawat apa yang sudah disediakan pemerintah. Mampukah kita? Lainnya » Trans Jakarta: Dicintai Setengah Hati
“Walau masih banyak kekurangan di sana sini, aku tetap mencintaimu," Lainnya » Respon Pembaca: “Selamat Ulang Tahun, Jakarta.”
BisMania Community, orang-orang yang memilih melakukan perjalanan dengan bus. Tak hanya itu, mereka juga mencintai bentuk bus, pengalaman perjalanannya dan menikmati setiap waktu yang dihabiskan di dalam bus. Lainnya » BisMania Community: Tempat Berkumpulnya Pecinta Bus

Apa harapan Anda untuk Jakarta? Tuliskan di kolom komentar di bawah ini ya! Lainnya » “Selamat Ulang Tahun, Jakarta.”
Namun, apakah angkutan umum dan fasilitasnya telah cukup mengakomodasi kebutuhan orang banyak sepenuhnya? Lainnya » Angkutan Umum Tetap Jadi Pilihan
Para pengendara sepeda motor punya kesadaran yang rendah mengenai keselamatan mereka, membuat mereka sering meletakkan nasib dalam taruhan tiap kali bepergian. Lainnya » Kebiasaan Buruk Pengendara Sepeda Motor yang Harus Diubah
Sebuah pengalaman mengubah cara pandang saya terhadap para pengemis yang meminta-minta di lampu merah. Lainnya » Haruskah Memberi Sedekah?
Entah ungkapan mana lebih pas bagi warga Jakarta mengenai calon gubernur mereka: “Tak kenal maka tak sayang” atau justru “Ogah kenal karena tak sayang”. Yang jelas, para calon gubernur Jakarta perlu putar otak tujuh keliling lagi. Lainnya » Calon Gubenur Jakarta 2012: Tak Sayang atau Tak Kenal?
Anda tahu sendiri bagaimana poster-poster mereka mengotori kota. Lainnya » Kesemrawutan Alat Peraga Kampanye