Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    KPK: 40 Persen Saham Singapura Punya Pengusaha Indonesia

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Hingga kini Singapura selalu menolak perjanjian ekstradisi dengan pemerintah Indonesia. Mengapa? Ternyata karena 40 persen saham di negeri Singa tersebut dimiliki pengusaha 'kakap' Indonesia. 

    Hal itu diungkapkan, Penasehat KPK Abdullah Hehamahua kepada wartawan di Jakarta, Kamis (23/2). 

    "Hasil pendataan KPK, kata Abdullah, 40 persen saham di Singapura adalah milik orang Indonesia.Itu berarti orang terkaya di Singapura bukanlah orang Singapura, melainkan orang Indonesia. Oleh sebab itu juga Singapura hingga saat ini tak mau meratifikasi perjanjian ekstradisi dengan Indonesia," ujar Abdullah. 

    Tujuan dari perjanjian ini, kata dia, adalah meminta buronan dari suatu negara yang lari ke negara lain untuk dikembalikan ke negara asalnya. Singapura, kata Abdullah, menjadi tempat nyaman untuk pelarian koruptor di Indonesia.

    Abdullah juga mengatakan, KPK melakukan pendataan tentang praktik korupsi di Indonesia. Hasilnya, lanjutdia, 50 persen kasus korupsi di Indonesia berbentuk penyuapan. Itu sebabnya mengapa KPK mengategorikan korupsi sebagai kasus luar biasa (extraordinary crime).

    "Karena koruptor Indonesia banyak kirim uangnya ke negara lain," cetus Abdullah.

    Menuru dia, pembuktian korupsi di Indonesia itu sangat super. Artinya membutuhkan usaha ekstra keras. Koruptor menyuap tak mungkin menggunakan tanda terima atau kuitansi. Secara hukum, pembuktiannya cukup sulit. Itu sebabnya Undang-Undang memberi kewenangan kepada KPK untuk memenjarakan orang yang korupsi.

    Dia mengungkapkan, dampak korupsi itu luar biasa. Misalnya dari sektor ekonomi, Utang Indonesia di luar negeri mencapai Rp 1.227 tiliun. Utang ini dibayar tiga tahap, 2011 - 2016, 2016 - 2021, dan 2021 - 2042. "Masalahnya apakah kita dapat melunasinya pada 2042? sementara menjelang tahun itu banyak timbul hutang-hutan baru dari korupsi baru," kata Abdullah. 

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    24 komentar

    • Sahardin  •  2 bulan yang lalu
      Tidur terus nanti kekayaan negara sudah di luar negeri baru kaget, 67 tahun indonesia merdeka kemana ?
    • Budi  •  2 bulan yang lalu
      BAGOES...........BAGOES.....................

      LANJUTKAN!!!!!!
      • Todilaling 2 bulan yang lalu
        Hayo ramai ramai bumi hanguskan Negeri Ini...!!!!
    • Budi  •  2 bulan yang lalu
      Pengusaha Indonesia atau KORUPTOR Indonesia ??????????????
    • AS. RANGKUTI  •  2 bulan yang lalu
      DI INDONESIA DIA PENGUSAHA MERANGKAP POLITISI DENGAN BERUSAHA SEKUAT TENAGA AGAR BISA MENJADI PENGUASA.. SEMENTARA SEBAGIAN BESAR KEKAYAAN NYA DI SIMPAN DI NEGARA LAIN.. ( Orang orang inilah yang tidak peduli akan bangsa dan Negaranya / tidak Nasionalis.). Kritikan mereka thdp pemerintah semata mata hanya untuk menutupi perilakunya yang sebenarnya. Kritikannya bukan semata mata peduli thdp bangsa dan Negaranya.
    • koko  •  2 bulan yang lalu
      dan mereka pikir kekayaannya akan mengekalkannya...
    • Godeg 65  •  2 bulan yang lalu
      Apa betul begitu pak Abdullah Hehamahua ? jangan asal as-bun ! melakukan pendataan di dalam Negeri sendiri aja hasilnya amburadul ngak jelas, apalagi melakukan pendataan di Negeri orang...[sinting]
      • Todilaling 2 bulan yang lalu
        Apakah anda satu dari mereka yang bawa kabur uang negara ke luar negeri...?
    • redipanuju  •  2 bulan yang lalu
      boleh jadi saham perusahaan perusahaan besar di Singapura, 40 % juga punya pengusaha Indonesia. Memang hebat pengusaha Indonesia itu.......
    • »ACI«  •  2 bulan yang lalu
      KORUPSI EMANG PANTASNYA DIHUKUM MATI
      KORUPSI + PENGKHIANAT NEGARA PULA
      • Todilaling 2 bulan yang lalu
        BETUL.....!!! HARUS DIHUKUM MATI ! KALO TIDAK ?? BIARLAH MASSA YANG MENGHAKIMI SENDIRI.
      • Todilaling 2 bulan yang lalu
        HAYO MASYARAKAT BANGKIT BELA KEADILAN DAN KEBENARAN ...!
    • Putra Cadas Pidpid Kelod  •  2 bulan yang lalu
      ga jlass...banyak pejabat udah Tua2 dan bau tanah.. bisa bicara doang...mau beraksi udah lambat..apalagi punya keberanian bertindak...teori aja bisa...nyali se emprit...korupsi inilah,itulah klo sudah tau y ditindak.. jgan asbun mulu...mendingan lo pade pulang gendong cucu..dan ajarin tu cucu biar punya keberanian bertindak untuk menegakan kebenaran PAHAM GA LO PAK TUA !!!!!!!!!!
    • Todilaling  •  2 bulan yang lalu
      Masyarakat lebih pantas menunjukkan rasa hormat kepada pengrajin dalam negeri ketimbang hormat kepada para pejabat yang korup. Pejabat yang dicurigai Korup.. apalagi dugaannya lebih kuat. MAYATNYA JANGAN DISEMBAHYANGI..! SETUJU...??????
    • Klenyer Klenyer  •  2 bulan yang lalu
      Korupsi adalah tradisi bangsa indonesia dari mulai jaman kerajaan, makanya semakin lama semakin subur.
    • Hope So  •  2 bulan yang lalu
      Kita percayabanyak orang Indonesia yg parkir uangnya di luar negeri, tapi kalau KPK berani menyebutkan satu angka 40% saham S'Pore punya pengusaha Indonesia menurut pendataan KPK, .... Karena KPK merupakan lembaga publik tentunya hrs mempertanggungjawabkan jawabkan kinerjanya bahwa data yg dipaparkan adalah benar, valid dan telah dilakukan dg metode yg lazim, serta hrs diumumkan siapa saja, untuk apa dan dimana saham2 tsb ditanamkan ... Kalau tdk bisa dipertanggungjawabkan maka pernyataan KPK ini hanyalah DOBOS, pembentukkan opini sesat dan NATO doank .... Perlu diingatkan bahwa kemungkinan saham2 itu adalah penempatan sementara karena tidak ada larangan pembelian saham di seluruh dunia dan itu tdk semata2 uang korupsi, mungkin Pak Abdullah salah satu pemain saham di S'pore, siapa tahu??????
    • betekok  •  2 bulan yang lalu
      S OOOOOO NNNNN TTTTT OOOOO LLLLOOOO YYYYOOOOO!!!!!
    • monen  •  2 bulan yang lalu
      wah jika demikian kenyataannya , gimana nasib anak bangsa kedepan , sangat menyedihkan !~
    • nahi mungkar  •  2 bulan yang lalu
      SINGAPURA TIDAK MEMILIKI SUMBER DAYA ALAM SPT INDONESIA. --- PENDAPATAN NEGARANYA BERASAL DARI PENGELOLAAN JASA, TERUTAMA JASA KEUANGAN. --- SALAH SATU JASA SINGAPURA ADALAH MENAMPUNG UANG KORUPTOR DAN PEJABAT MALING INDONESIA. -------------------------- ============= --------------------------- DARI UANG-UANG HARAM ITU .... PARA KORUPTOR KEMUDIAN MEMASUKKAN LAGI KE INDONESIA MELALUI BERBAGAI MACAM CARA : MEMBELI SAHAM, MENDIRIKAN USAHA PATUNGAN, MEMBANGUN GEDUNG-GEDUNG BERTINGKAT, MENGELOLA PARIWISATA, MENDIRIKA PABRIK, DAN LAIN-LAIN.------------------------------------------------- ================================== ----------------------------------------------------------- BISA TIDAK KPK MENGEJAR PARA KORUPTOR SAMPAI KE SINGAPURA ??? TIDAK BAKAL BISA ... SEBAB PEJABAT NEGARA DAN PENGUASA INDONESIA TIDAK INGIN " MUKA BUSUK MEREKA DIPERLIHATKAN DI MUKA RAKYAT INDONESIA .... SELAIN ITU ... TIDAK MUNGKIN KPK SANGGUP MENANGKAPNYA ... SEBAB YG DEKAT SAJA MALAH DIBIARKAN BERLENGGAK-LENGGOK SEOLAH TANPA DOSA DI DEPAN KPK. ... APALAGI MENGEJAR DI NEGARA LAIN. --- DI NEGERI SENDIRI SAJA BANYAK YG TIDAK TERTANGANI ... ------------------------ ==================== --------------------------- ITU JUGA BUKAN RAMALAN.
    • nahi mungkar  •  2 bulan yang lalu
      ITULAH JADINYA ... KALO HUKUM YG MENJADI PANGLIMA. --- PANGLIMANYA HUKUM ADA DI TANGAN " KEPOLISIAN ... KEJAKSAAN ... DAN KEHAKIMAN ( MAHKAMAH AGUNG ) " ------------------------- ===================== -------------------------------------------- KETIGA LEMBAGA HUKUM INI HARUS DIREFORMASI TOTAL ... KALAU RAKYAT INDONESIA MAU MEMBERANTAS KEJAHATAN TERORGANISIR. --------------------------- ======================================= ------------------------------------------------
      • Todilaling 2 bulan yang lalu
        TERMASUK MAHKAMAH AGUNG PERIODE THN 1995-2005
    • Made Jhoni  •  2 bulan yang lalu
      MAAP MAS NORMAN, NYANYI JUGA TIDAK BAGUS, ACTION JUGA TIDAK ADA YANG NONTON (SY LANGSUNG PINDAH CHANEL) DARI SEGI WAJAH JUGA TIDAK MENARIK AMAT, SEBALIKNYA BALIK SAJA KE POLISI. JUJUR SAJA.... SAYA GAK MAU NONTON KOK ACARANYA MAS NORMAN.
    • Prakasa  •  2 bulan yang lalu
      LIAT SAJA KAU NANTI DI HADAPAN TUHAN (AGAMA MANAPUN). KAU AKAN DISIKSA DENGAN SIKSAAN YANG AMAT PEDIH. BIAR KAU RASAKAN SENDIRI. HIDUP DI DUNIA INI SESAAT.KAU AKAN DIMINTAI PERTANGGUNG JAWABAN OLEH TUHAN. BIARLAH TUHAN YANG MEMBALAS
    • Prakasa  •  2 bulan yang lalu
      KORUPTOR= TIKUS-TIKUS YANG PERLU DIBANTAI, MENJADI BEBAN SAJA DI NEGARA INI, KERJA TIDAK BENAR. GILIRAN DISALAHKAN RAKYAT, DIA MENYALAHKAN TIKUS YANG LAIN. KALAU DI MEDIA LIDAHNYA PENGEN KUPOTONG SAJA. MUNAFIK ! TIDAK MENGAKUI KESALAHAN DAN MELEMPAR KESALAHAN KEPADA ORANG LAIN, ORANG YANG PUNYA PENGETAHUAN DI PEMERINTAH YANG MEMBODOH-BODOHI ORANG YANG MISKIN PENGETAHUAN.....MUNAFIK KAU !
    • None  •  2 bulan yang lalu
      Data terbaru, Singapura menyumbang polutan (pencemaran lingkungan) terbesar di Asia Pasifik.
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat