KPK Beri Sinyal Positif, Lebaran Nazar Bertemu Neneng

Liputan6.com, Jakarta: Juru bicara KPK Johan Budi mengisyaratkan bahwa lembaga antikorupsi itu bisa memenuhi keinginan terpidana kasus suap wisma atlet SEA Games, Muhammad Nazaruddin. Nazar menyatakan ingin bertemu dengan sang istri Neneng Sri Wahyuni yang menjadi tahanan KPK saat Hari Raya Idul Fitri.

"Bisa saja kita memenuhi permintaan Nazaruddin bertemu dengan istrinya pas lebaran nanti," kata Johan Budi di gedung KPK, Jakarta, Selasa (31/7). Namun, Johan mengingatkan semuanya tergantung keputusan penyidik dan Kepala Rutan, apakah permintaan tersebut bisa dipenuhi atau tidak.

"Cuma itu tergantung penyidik dan Kepala Rutan. Kalau boleh ya mereka bisa bertemu saat lebaran," kata Johan.

Sejak menjadi buronan dan tertangkap Agustus tahun lalu di Kolombia serta melewati proses hukum, Nazaruddin mengaku belum sempat bertemu dengan Neneng, yang juga menjadi buronan KPK. Saat ini Nazaruddin menjadi terpidana dan ditahan di Lembaga Pemasyarakatan Cipinang, Jakarta Timur. Sedangkan Neneng sejak tertangkap dua bulan lalu mendekam di Rutan KPK.

Neneng dan Nazaruddin diduga memperoleh keuntungan Rp 2,2 miliar dari proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Kemenakertrans. Proyek PLTS senilai Rp 8,9 miliar tersebut dimenangkan PT Alfindo Nuratama yang dipakai benderanya oleh Nazaruddin dan Neneng, kemudian dalam pengerjaannya, proyek itu disubkontrakkan ke beberapa perusahaan lain. KPK menemukan kerugian negara sekitar Rp 3,8 miliar dalam proyek tersebut. (ADI/Vin)