Kenaikan BBM

KPK Periksa Rektor Tadulako dan Pattimura

TEMPO.CO, Jakarta- Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memeriksa dua rektor pada hari ini, Selasa, 19 Juni 2012, dalam kasus korupsi pembahasan anggaran perguruan tinggi negeri pada 2010 di DPR. Keduanya adalah Rektor Universitas Tadulako, Sulawesi Tengah, Muhammad Basir, dan Rektor Universitas Pattimura HPB Tetelepta.

Kepala Bagian Pemberitaan KPK Priharsa Nugraha mengatakan keduanya diperiksa sebagai saksi dalam kasus korupsi pembahasan anggaran tersebut. Kedua rektor itu dijadwalkan diperiksa pukul 09.00.

KPK sebelumnya juga memeriksa Rektor Institut Pertanian Bogor Herry Suhardiyanto. Dalam kasus ini, KPK telah menetapkan anggota Badan Anggaran DPR, Angelina Sondakh, sebagai tersangka. Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat ini diduga kuat menerima suap terkait pembahasan anggaran di Kementerian Pendidikan Nasional pada 2010. Namun, KPK belum mengumumkan identitas penyuapnya dan total suap yang diterima Putri Indonesia 2001 itu.

Proyek pengadaan laboratorium itu dialokasikan kepada sekitar 16 perguruan tinggi negeri, beberapa di antaranya dikerjakan oleh sejumlah perusahaan di bawah Grup Permai, milik mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin. Misalnya, PT Nuratindo Bangun Perkasa yang menggarap proyek pengadaan peralatan laboratorium di IPB senilai Rp 11,4 miliar.

Sebelumnya Herry pernah membenarkan bahwa Nuratindo memang menggarap proyek pada 2010 itu. Namun, menurut dia, IPB tak mengetahui Nuratindo memiliki kaitan dengan Nazar. 

Pengacara Rektor IPB, Nazaruddin Lubis, pernah mengatakan pihak Grup Permai memang pernah menawarkan proyek itu kepada IPB. Bahkan di antara mereka ada yang mencoba menyuap pihak rektorat. "Namun rektor menolaknya," kata Nazaruddin.

Perusahaan Grup Permai juga mendapat proyek di kampus Universitas Indonesia, adalah PT Darmo Sipon. Jenis proyeknya pengadaan laboratorium bio-medis senilai Rp 13 miliar. Namun, berbeda dengan Herry, beberapa waktu lalu Rektor UI Gumilar R. Somantri menyatakan tak tahu soal itu.

Perguruan tinggi lainnya adalah Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Banten; Universitas Negeri Malang; Universitas Negeri Jakarta; Universitas Sriwijaya, Palembang; Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto; Universitas Haluoleo, Sulawesi Tenggara; dan Universitas Nusa Cendana, Nusa Tenggara Barat.

RUSMAN PARAQBUEQ

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Jajak Pendapat Yahoo!

Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat