MERDEKA.COM, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengidentifikasi tiga kategori koruptor, yaitu dari kalangan orang cerdas, orang kaya dan penguasa. Sejak berdiri delapan tahun lalu, KPK belum pernah menemukan koruptor dari kalangan tidak mampu atau ada orang miskin.
"Pengalaman delapan tahun tersebut belum pernah menangkap koruptor dari kalangan orang miskin. Dipastikan yang bersangkutan orang kaya, cerdas dan menduduki kekuasaan," kata Penasehat KPK Said Zainal Abidin dalam sesi seminar pencegahan korupsi di Kendari seperti dikutip Antara, Kamis (29/11).
Said mengatakan, seseorang yang menduduki suatu jabatan atau kekuasaan berpotensi menyalahgunakan wewenang untuk memperkaya diri sendiri, orang lain atau suatu koorporasi. Secara garis besar bahwa korupsi terjadi karena faktor budaya, faktor psikologi dan faktor sosial.
"Tidak ada orang bodoh yang melakukan korupsi. Sekian pelaku korupsi yang diproses KPK adalah orang-orang memiliki sumber daya yang bagus. Korupsi meresahkan tetapi sebagian masyarakat menerimanya. Ini yang aneh di Indonesia. Korupsi terjadi karena ada yang memberi dan ada yang menerima," ujar Said.
Seminar pencegahan korupsi yang digelar KPK bersama BPKP dan Pemerintah Kota Kendari diikuti kalangan pejabat birokrasi setempat, unsur lembaga swadaya masyarakat dan penggiat anti korupsi.
H+5 Terperangkap
- Korban Tewas Freeport Mencapai 17 OrangTempo - 5 jam yang lalu
- Freeport: Tim Evakuasi Lagi Tiga Korban TewasAntara - 6 jam yang lalu
- Longsor, Serikat Buruh Akan Gugat FreeportTempo - 8 jam yang lalu
- Pengacara Rakyat Gugat Freeport Terkait Tragedi LongsorAntara - 13 jam yang lalu
- SBY: Evakuasi korban tambang Chile tak bisa diterapkan FreeportMerdeka.com - 14 jam yang lalu
- Presiden Minta Dilakukan Investigasi Kecelakaan FreeportAntara - 14 jam yang lalu
- Presiden Terima Laporan Perkembangan Terakhir Kecelakaan FreeportAntara - 15 jam yang lalu
- Tragedi longsor, PT Freeport dan SBY digugat ke pengadilanMerdeka.com - 16 jam yang lalu
- Freeport: Jumlah Korban Meninggal 11 OrangAntara - 18 jam yang lalu
- 11 Pekerja PT Freeport ditemukan tewas, 17 masih tertimbunMerdeka.com - 19 jam yang lalu
- Freeport: Tiga Pekerja Meninggal DitemukanTempo - 19 jam yang lalu
- DPR Minta Freeport Santuni Korban Reruntuhan TambangAntara - 20 jam yang lalu
- Tinjau lokasi longsor, Priyo minta Freeport santuni korbanMerdeka.com - 20 jam yang lalu
- Freeport: Sudah 8 Korban Tewas DitemukanTempo - 21 jam yang lalu
- Tiga Jenazah Karyawan Freeport Dievakuasi Hari IniTempo - Min, 19 Mei 2013
- Pemerintah: Korban Freeport Dapat Santunan Asuransi JamsostekAntara - Min, 19 Mei 2013
- DPR Minta Investigasi Runtuhnya Tambang Freeport MenyeluruhAntara - Min, 19 Mei 2013
- Evakuasi Korban Freeport Terganjal Lokasi RawanTempo - Min, 19 Mei 2013
- Muhaimin desak Freeport terjunkan ahli buat evakuasi korbanMerdeka.com - Min, 19 Mei 2013
- Korban Longsor Freeport Alami Trauma Tempo - Min, 19 Mei 2013
Berita Lainnya
- KPK: Koruptor Banyak dari Kalangan Kaum Muda
- KPK Geledah Rumah Pribadi Bupati Mandailing Natal
- KPK Tahan Dua Penyuap Pegawai Pajak
- KPK: Kepala Daerah Jadi Incaran Selanjutnya
- Fathanah Ubah Keterangan, KPK: Biar Hakim Menilai
- Ricuh Pengawal Hilmi, KPK Perketat Pengamanan
- KPK Masih Tunggu Berkas BPK Terkait Hambalang
- Vitalia Shesya Naik Jaguar ke KPKLiputan 6
- Aksi Teatrikal Untuk Peringatkan KPK Antara videos
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 44
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...


Yahoo! OMG