TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI akan menggelar deklarasi damai sehari sebelum masa kampanye, yakni pada 23 Juni di Plaza Utara Senayan. Masing-masing pasangan calon diberi waktu lima menit untuk menyampaikan pesan damai.
Menurut Ketua Pokja Kampanye KPU DKI, Suhartono, kegiatan tersebut bertujuan agar para pasangan calon berkomitmen siap terpilih atau tidak terpilih pada pemilukada DKI 2012.
"Setelah berikan pesan damai kepada para pendukung dan warga Jakarta, para pasangan calon melakukan ikrar damai dan menandatangani prasasti damai," ujar Suhartono, Rabu (20/6/2012).
Istilah siap terpilih dan tidak terpilih, kata Suhartono, merupakan perubahan dari istilah deklarasi sebelumnya yakni siap menang dan siap kalah.
Menurutnya istilah siap menang dan siap kalah mempunyai kesan win and lose. Sehingga seolah-olah satu kosong. "Ini hanya perubahan bahasa saja agar kesannya lebih baik," ungkapnya.
Suhartono menambahkan, walaupun deklarasi kampanye damai ini diadakan di luar ruangan, namun pihaknya membatasi massa yang dibawa oleh masing-masing kandidat. Para kandidat hanya dibolehkan membawa massa pendukung sebanyak 100 orang saja.
Baca Juga:



Yahoo! OMG