Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat mengaku sudah menerima klarifikasi Partai Damai Sejahtera (PDS) yang disampaikan ke KPU Kabupeten Karawang. Namun begitu tak membuat niat KPU Jabar untuk melaporkan oknum yang dilakukan Wasekjennya Ben VB Sitompul ke Mabes Polri.
Ketua Pokja Sosialisasi KPU Jabar, Aang Ferdhiman mengatakan, sesuai rencana pihaknya akan melapor pada Selasa (15/1) besok. "Belum ada perubahan rencana awal atas laporan tersebut," katanya di Kantor KPU Jabar, Bandung, Senin (14/1).
Namun, pelaporan itu masih melihat situasi terakhir. Sebab KPU Jabar sendiri besok akan menggelar rapat pleno dalam rangka penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Gubernur Jawa Barat 2013.
Pengklarifikasian yang dilakukan PDS memang sudah dilakukan ke KPU Jabar. Namun bukan cuma itu yang diminta. Sebab ulah Ben yang dilakukan bukan saja merugikan KPU Kabupaten Karawang, tapi KPU Provinsi Jabar bahkan KPU Republik Indonesia.
"Itukan (Ben) dilakukan di forum formal. Kita pingin semua jelas saja," katanya.
Sebelumnya Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat menyatakan kekecewaannya. Sebab tudingan itu jelas mengurangi kredibilitas KPU dimata masyarakat.
"Ini jelas sangat merugikan. Perlu dipandang secara serius. Untuk lebih jauh kami minta di clearkan. Ini serius karena menyangkut kredibilitas," ujarnya.
Ben VB Sitompul emosi saat menyampaikan keberatan hasil verifikasi Komisi Pemilihan Umum (KPU). Emosi Ben semakin tak terkendali ketika upayanya membongkar sejumlah dugaan penyimpangan komisioner KPU.
"Waktu verifikasi di Karawang, anggota KPUD Karawang, EM nawarin verifikasi di tempat karaoke," ungkap Ben dengan nada tinggi di kantor KPU, Senin (7/1) sambil menggebrak meja dan melempar mik.
Penghargaan buat SBY
- Pemerintahan Yudhoyono Tak Bertujuan Menerima PenghargaanAntara - 32 menit yang lalu
- Komnas HAM: Toleransi Beragama Indonesia MemburukTempo - 12 jam yang lalu
- Anisa Wahid: Masa SBY, Intoleran Lebih Leluasa Tempo - 14 jam yang lalu
- Adnan Buyung: Dipo Alam Lancang!Tempo - 14 jam yang lalu
- Penegakan HAM Buruk, Politikus Salahkan PemerintahTempo - Kam, 23 Mei 2013
- Imam AS akan Berkunjung ke AuschwitzAntara - Rab, 22 Mei 2013
- Award untuk SBY bertolak belakang dengan laporan Deplu ASMerdeka.com - Sel, 21 Mei 2013
- Walubi: Perlakukan Islam Sama dengan Umat LainAntara - Jum, 17 Mei 2013
- Rusia Mau Belajar Hukum Islam dari Indonesia Tempo - Sel, 14 Mei 2013
- 'Harusnya SBY malu terima penghargaan perdamaian internasional'Merdeka.com - Rab, 8 Mei 2013
- Penyerangan Warga Ahmadiyah, Begini Kata MendagriTempo - Sel, 7 Mei 2013
- Kedubes AS Tolak Surat Protes ke SBY, Rohaniawan KecewaLiputan 6 - Sen, 6 Mei 2013
- Korban intoleransi beragama surati Obama soal award untuk SBYMerdeka.com - Sen, 6 Mei 2013
- Ulil: Pemerintah Tidak Tegas Urus AhmadiyahTempo - Sen, 6 Mei 2013
- Istri Gus Dur Minta Segel Masjid Ahmadiyah DibukaTempo - Min, 5 Mei 2013
- Istri Gus Dur: Solusi Ahmadiyah, cabut SKB 3 menteriMerdeka.com - Min, 5 Mei 2013
- Nyaleg, Edo Kondologit Tertular Spirit JokowiTempo - Min, 21 Apr 2013
- Pembangkang Vietnam Dilarang Bertemu Seorang Pejabat ASAntara - Sel, 16 Apr 2013
- Penghargaan Toleransi Beragama untuk SBY Keliru?Tempo - Jum, 12 Apr 2013
- Taufiq Kiemas Janji Bawa Kasus Gereja ke PresidenTempo - Sel, 9 Apr 2013
MERDEKA.COM,
Berita Lainnya
- Pindah Partai, Gaji 15 Anggota DPRD NTT Dihentikan
- KPU Tak Coret Bakal Caleg Berstatus Tersangka
- Polisi Jaga Ketat KPUD Denpasar
- KPU Karawang Temukan Bacaleg di Bawah Umur
- KPU: Anggaran Pilgub Lampung Rp144 Miliar
- Polri: Penggerebekan di Cigondewah Didahului Penangkapan Teroris
- Verifikasi Faktual Daftar Pemilih Dilakukan Pekan Depan
- Parpol Terus Lengkapi Persyaratan Antara videos
- PBB Cari Pengganti Susno Antara videos
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 37
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...


Yahoo! OMG