Jelajahi Yahoo! Bersama Teman-Teman Anda

Jelajahi berita, video, dan banyak lagi berdasarkan apa yang dibaca dan ditonton teman-teman Anda. Publikasikan aktivitas Anda sendiri dan dapatkan kendali penuh.

Pertama-tama,

AKTIVITAS TEMAN DI YAHOO!

    Kriminalitas Meningkat, Ini Faktor Penyebabnya Versi IPW

    REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA –- Tindak kejahatan kian marak akhir-akhir ini. Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, mengungkapkan ada sejumlah faktor yang membuat angka kriminalitas semakin merajalela.

    Menurut Neta, menghilangnya patroli polisi, baik menggunakan mobil maupun motor, menjadi penyebab utamanya. Padahal, jelas dia, jika patroli tersebut rutin dilakukan petugas kepolisian, maka pelaku kejahatan akan berpikir dua kali sebelum melakukan kejahatan.

    “Karena itu menghilang, sehingga membuat peluang tindak kejahatan menjadi meningkat,” ungkapnya, Ahad (15/1). Dalam penyebab pertama saja, Pane menyebut masih terdapat beberapa kesalahan yang dilakukan kepolisian. Itu terkait pembelian mobil dengan jenis Ford yang digunakan berpatroli. Namun sayangnya, kata dia, kendati kendaraan tersebut masuk kedalam kategori mobil mewah, namun saat ini sudah banyak mengalami kerusakan.

    Kerusakan itu, menurut Pane disebakkan oleh minimnya jatah bensin yang diberikan, yakni hanya 10 liter per hari dengan jenis pertamax. “Nah karena saking minimnya, para petugas mengganti bahan bakarnya yang awalnya pertamax menjadi premium. Itulah yang membuat mobil itu menjadi cepat rusak,” ujarnya.

    Pihaknya meminta kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk mengusut hal tersebut. Karena pihaknya menduga ada kejanggalan yang akhirnya membawa Ford sebagai mobil dinas. “Seharusnya kan cuma dengan jenis city car saja,” ujarnya. Minimnya bengkel khusus yang menangani jenis mobil itu, kata dia, membuat kerusakan yang terjadi menjadi berkepanjangan.

    PEDOMAN KOMENTAR

    Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


    Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar nuansa kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


    Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

     

    145 komentar

    • MITRACOM  •  3 bulan yang lalu
      Kriminalitas itu apa sih pak. Kalao kriminalitas itu termasuk pemerasan oleh kerah putih, wah kayaknya bukan baru sekarang tuh peningkatannya. Saya pernah naik metromini yang dikaca depannya ada tulisan gede "Valentine". Diper4an Bunvit 5 disetop Anggota Polantas. Lama ... sekali gak boleh jalan. Penumpang semua turun. Pak Anggota ketika ditanya kenapa, katanya karena sopir gak punya STNK, SIM. Kenapa gak ditilang saja. Kenek metromini bilang mobil itu baru saja kena tilang. Pak Anggota tanya mana buktinya. Nah kalo pak Polisi pengen bukti, biasakan kalao ada pelanggaran bikinkan surat tilangnya. Jangan cuma diambil SIM, STNK atau surat kendaraan lainnya. Tapi akhirnya penumpang dia suruh naik lagi swambil berkata : akan saya suruh jalan. Saya jadi binun aturannya seperti apa sih. Buat perhatian para Jenderal Polisi, informasi kelakuan aneh Anggota bapak kayak gini banyak lho.
      • Yosep 3 bulan yang lalu
        saya pusing membaca koment sdra.
      • M2S3 2 bulan yang lalu
        hahaha, memang banyak
    • D  •  3 bulan yang lalu
      Negeri ini beragama, tetapi akhlak rakyat (apalagi pemimpinnya) bobrok, ga beda jauh dengan negara negara komunis yang konon ateis.
      • Latsat 3 bulan yang lalu
        Orang Atheis diluar negeri jauh lebih beradab jadi agama bukan semata2 solusi karena sudah terbukti
      • HeinRich Solano 2 bulan yang lalu
        Negeri ini beragama justru karena terlalu beragama..hingga membentuk ormas-2 ga jelas itu..yg justru malah notabene meningkatkan kriminalitas..contoh ormas yang mengatasnamakan Agamanya..dengan merusak Fasilitas Umum,Apakah itu Ormas Beragama? :p
      • Lela 2 bulan yang lalu
        negara komunis diliuar sana justru lebih makmur, karena peraturan dan hukum yang tegas. mereka (negara komunis) juga ogah disamain sama indonesia. HAHAHA
    • Djarot Dwi  •  3 bulan yang lalu
      Penyebab utama versi bodo-bodoan :
      1. Dulu mau berbuat kejahatan, tindakannya tegas. Sekarang sepertinya tidak tegas. Jadi ya ngapain takut, kalau dipenjara ternyata banyak teman he he.
      2. Petugasnya, mungkin canggung, sebab secara tidak sadar banyak petugas juga banyak melakukan tindakan kejahatan juga. Jadi masak jeruk makan jeruk.
      3. Penyebab utama adalah logika, bahwa setan tidak bisa mati, tapi beranak terus.....jadi maklum, kalau setiap manusia, dibujuk banyak setan. Mana ada setan yang nyuruh sholat, sedekah, dsb. Pasti yang disuruh ya nyopet dong, perkosa dong, dsb.
      4. Banyak orang tua yang sdh tdk perduli lagi anaknya mau jadi apa. Jadi ya setan itulah yang membimbing.
    • Synchronize  •  3 bulan yang lalu
      kalo patroli juga tetep aja kriminalitas banyak.. keenakan polisi dikasi jatah bensin -_-
      • M2S3 2 bulan yang lalu
        wkwkwkkkk, uda peseimis duluan
        tp bnr juga sih -_-"
    • Dwi Antono  •  3 bulan yang lalu
      ah bingung aku tiap th polisi ditambah gaji juga lumayan kok kejahatan makin banyak trs salah siapa?
      • Agus Ahmad 3 bulan yang lalu
        baiknya polisi gajinya dihilangkan separo mas,kan die jadi emosi terus....akhirnya keberaniannya timbul,jika polisi udah berani pasti preman2 podo kabur ato ngumpet.
      • Bastian 2 bulan yang lalu
        komentar aja da bingung gmn lo km Polisinya.............goblok goblok.....
    • Dwi Antono  •  3 bulan yang lalu
      ya printahkan sj polisi hrs patroli krn tupoksinya memang itu
    • kharisma  •  3 bulan yang lalu
      patroli polisi hanya bersifat pada saat itu, namun yg perlu di di cermati adalah pemahaman spritualitas agama yg perlu di tingkatkan oleh setiap individu manusia.
      orang akan berfikir berkali2 kalo mw melakkukan kriminalitas ketika dalam hati & benaknya masih ada tuhan.
      biar gak ada patroli skalipun individu tsb tidak akan berbuat kriminal. apa polisi mau patroli tiap hari, jam, menit, detik, setiap saat? apa mau patroli sampe ke jalan2 besar, jalan2 kecil, gang2 sempit, ke rumah?

      pertanyaannya skarang, apakah dari kita semua sudah meningkatkan fungsi keagamaan kita?
      dan pemberantas permasalahan kesejahteraan masyarakat akar rumput juga harus di selesaikan, pertanyaannya juga, apakan para pemimpin kita yg ada di atas sana memberikan teladan & mengupayakan permasalahan diatas?
      • Torino MD 3 bulan yang lalu
        Setuju dengan anda sekarang berapa persen masyarakat kita yang berpola fikir seperti anda karena tingkat kesejahteraan masih sangat "njomplang".
    • grungs  •  3 bulan yang lalu
      yang saya lihat BRIMOB masih bermartabat, coba unit yg lain disamakan dengan BRIMOB. Niscaya akan membanggakan deh. Coba dong? :)
    • Wagino  •  3 bulan yang lalu
      ya segenap aparat jangan cuma dikantor dan latihan terus kan yang gaji rakyat jadi eksen dong kalau bisa kasih hukuman seberat beratnya gitu kata nya rakyat ok bro
    • Markus bulu  •  3 bulan yang lalu
      Poor Investigations
      1. Focus only on personnel : Bukan pada "Lack of Control dari SYSTEMIC" nya.
      2. Are directed away from systems : Keluar dari lingkungan SYSTEM karena ada berbagai kepentingan kelompok tertentu melindungi dirinya bukan pengabdian sejati pada BANGSA & NEGARA NKRI yang ber-ideologi "PANCA SILA" - Panca Sila dijadikan HIASAN DINDING DOANG!!!!!!!!
      3. Create a lack of co-operation : Meronrong dan merusak "KESATUAN & PERSATUAN NKRI"
      4. Foster distortion of facts : "BERSIKERAS PADA KEPENTINGAN DIRI SENDIRI"
      5. Reinforce cover-up : "TAKUT KELAPARAN"
      6. Tend to make employees/ PEOPLE protect themselves : "MERUSAK NASIONALISME"
      7. Do not present all facts : "MEMPERTAHANKAN SUMBER PENGHASILAN YANG SUDAH MANTAP, MEMANGNYA GUE PIKIRIN LU - LU - LU SEMUA!!!
      8. Do not eliminate system causes : "KEBOCORAN-KEBOCORAN BIARIN SAJA; NANTI GUE KEHILANGAN ALIRAN SUMBER PENGHASILAN; MUMPUNG GUE BERKUASA"
    • Bondan Arjuna  •  3 bulan yang lalu
      FAKTOR KEJAHATAN TERJADI KARENA :
      - TIDAK ADANYA KESEMPATAN BERUSAHA DIMANA MANA DIGUSUR
      - TIDAK ADANYA KESEMPATAN KERJA BANYAK PENGANGGURAN
      - KEMISKINAN
      - LAHAN LAHAN TEMPAT BERTEDUH DAN BERUSAHA DIRAMPAS PENGUASA
      - BANYAKNYA LAHAN HANYA UNTUK PARA PEMODAL ASING
      - PEMERINTAH TIDAK SIGAP DAN TANGGAP ATAS PENGANGGURAN DAN KEMISKINAN
      - PETUGAS TIDAK SIGAP DISIPLIN DAN TEGAS
      - PRESIDEN YANG HANYA PENCITRAAN TAK PERNAH MEMERINTAHKAN APARATNYA
    • orang udik  •  4 bulan yang lalu
      POLISINYA LAGI SIBUK NGURUSIN DIRI SENDIRI
    • Keadilan  •  3 bulan yang lalu
      Kuncinya adalah moralitas polisi yg sudah bobrok...!
      Bgm untuk bisa membangun dari puing2 kebobrokan itu...?
    • K  •  4 bulan yang lalu
      lanjutkan...
    • Patas Tangerang  •  4 bulan yang lalu
      sukses kerja sama yg baik antara penjahat dgn bapakny penjahat......kereeeeennn abisss
    • hanifan  •  4 bulan yang lalu
      Saya kurang setuju dengan pendapat IPW menurut saya faktor-faktor kejahatan ada 4 :

      1.Kemiskinan
      2. Kata bung NAPI (Kejahatan terjadi jika ada kesempatan) jadi yang salah ya yang memberi kesempatan bagi para penjahat entah masyarkat atau polisi
      3. Kurangnya Hub. sosial Masyarakat (gak seperti dulu ada orang yang bannya kempes atau bocor dijalan banyak yang bantuin sekarang,boro-boro bantuin menghina mungkin ? sehingga banyak manusia yang sakit hati sama orang lain akhirnya saling membunuh deh.)
      4. Kurang takutnya manusia akan Hukum Agama (yang ini tanda2 kiamat bro.)
    • Sumartono  •  4 bulan yang lalu
      Neta S.Pane, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) asal ngomong. Perlu diketahui bahwa jatah BBM untuk semua kendaraan dinas Polri memang cuma premium dan memang cuma 10 liter, bahkan ada yang cuma 7 liter sehari tetapi harga per liternya harus dibayar oleh Polri dengan harga '"keekonomian" alias non subsidi. Dari mana dia bisa bilang ke media seperti itu? Kasihan, cari popularitas (dan cari makan juga) dengan menjual berita bohong dan menebar fitnah!
    • Feby  •  4 bulan yang lalu
      penyebeb kriminalitas,ada pada kita semua sebgai manusia,yang masih tetap membuang jauh aturan dalam kepala dan hati kita.lalu meyakinkan bangnan temegah menunguntung lagi terkutuk yang harus kita sandangkan dalam tiap profesi kita,
    • Aji  •  4 bulan yang lalu
      semoga kelak presiden RI adalah orang yang bener2 bijak ,tegas, arif dan keder dewek....
    • Selamet Isro'  •  4 bulan yang lalu
      Tanggunga jawab jika sudah disalahgunakan, institusi dibangun untuk menegakkan hukum malah sebaliknya, kebanggaan korp yang berlebih membutakan dasar negara dan konstitusi tanpa rasa bersalah hanya pemimpin yang tegas dan berwibawa yang bisa merubahnya dengan melakukan revolusi oknumnya menggantikan dengan yang baru dengan aturan yang baru
    POLL

    Apakah Anda setuju dengan langkah polisi yang siap membubarkan konser Lady Gaga demi keamanan?

    Memuat...
    Opsi Pilihan Jajak Pendapat