KSPSI Ancam Sweeping Perusahaan Malaysia

Liputan6.com, Jakarta: Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) mengancam akan melakukan sweeping ke seluruh perusahaan asal Malaysia yang berada di Indonesia guna menghentikan produksi sementara.

Hal tersebut dilakukan jika pemerintah Malaysia tidak menghukum aparat kepolisiannya yang menembak mati tiga orang TKI asal Pancor Kopong, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) 25 Maret lalu di Port Dickson, Malaysia.

"Kalau sampai tanggal 3 (Mei) nanti pemerintah tidak memberikan suatu penegasan atas masalah ini, saya akan instruksikan seluruh jajaran KSPSI di seluruh Tanah Air melakukan sweeping ke seluruh perusahaan Malaysia yang ada di Indonesia," ujar Ketua Umum KSPSI Yorrys Raweyai di Jakarta, Ahad (29/4).

Bentuk sweeping tersebut, Yorrys mengisyaratkan akan dimulai dari perusahaan SPBU milik Malaysia, perusahaan kehutanan dan sebagainya. Termasuk, perusahaan asal Negeri Jiran yang melakukan illegal loging dan ilegal fishing.

"Kita punya data soal itu dan kita akan menghentikan seluruh kegiatan mereka sebelum ada kepastian sikap dari pemerintah tentang insiden penembakan tersebut," ujarnya geram. (ADI/Vin)