INILAH.COM, Jakarta - PT Bumi Resources Tbk (BUMI) pada kuartal I 2012 mengalami kerugian Rp107,1 miliar dari laba bersih Rp111,2 miliar.
Demikian mengutip keterbukaan informasi di BEI, Rabu (4/7/2012). Padahal perseroan mengalami kenaikan pendapatan menjadi Rp1,007 triliun dari Rp849,9 miliar pada periode yang sama tahun 2011. Namun beban pokok penjualan juga naik menjadi Rp686,5 miliar dari Rp578,9 miliar. Dengan demikian laba bruto mencapai Rp321,3 miliar dari Rp270,9 miliar.
Perseroan masih harus menanggung beban usaha mencapai Rp172,2 miliar dari Rp99,3 miliar di 2011. Jadi laba usaha yang tercatat menjadi Rp149,1 miliar dari Rp171,6 miliar di 2011. Namun dengan beban mencapai Rp173,8 miliar maka rugi neto mencapai Rp107,1 miliar dari laba Rp111,2 miliar di periode yang sama 2011.
Untuk per saham mengalami rugi sebesar Rp4,9 dari Rp5,3 per saham. Untuk total aset perseroan turun tipis menjadi Rp7,3 triliun dari Rp7,4 triliun per Desember 2011.
Pada perdagangan Rabu (4/7/2012) saham BUMI menguat Rp30 ke Rp1.210 dengan volume 273,888 saham senilai Rp165,01 miliar sebanyak 3.948 kali transaksi.


