Kumpulan City Car Masa Depan (3)

Ghiboo.com - Enam produsen mobil ternama telah memperlihatkan visinya tentang mobil masa depan.


Mari lanjutkan dengan 3 produsen mobil lainnya di bawah ini:


Urban ConceptManufaktur: Audi>
Setelah membongkar tumpukan file kamar Audi, siapapun pasti tidak menemukan sama sekali embrio Urban Concept. si mobil listrik cerdik ini.>Para ahli desain dan teknik di Audi memang sengaja memeras otak mereka demi mobil kecil nan radikal. Mobilnya hanya memiliki jok 1+1.>Urban Concept dirancang dengan prinsip konstruksi ringan, efisien, dan pereduksian. Velg 21 inci telah membuat kesan kuat jika mobil mikro ini canggih dan gaya.>Pop Concept>Manufaktur: KIA>Menuju masa depan, produsen negeri Ginseng tidak ketinggalan begitu saja. Melalui KIA Pop Concept, Korea unjuk gigi dalam menciptakan micro city car canggih bertenaga listrik yang mengambil garis mobil konsep KIA Zero-Emisions.>Desainnya membulat dengan aksen kaca panorama dari samping hingga atas, tata letak interior mobil bisa disesaki tiga kursi penumpang.>Agar tidak terlalu retro, sang desainer juga memberi aksen menukik serta model gunting di ketiga pintunya.>NILS>Manufaktur: Volkswagen>BAgaimana bila mobil formula menjadi mobil perkotaan yang bersahabat?>Jawabnya ada di Nils, mobil kompak masa depan keluaran Volkswagen.>Nils menganut layout mobil F1 dengan setir yang terletak di tengah, mesin di belakang, serta roda yang terpisah dari bodi.>Meski transmisi hanya satu kecepatan, motor listrik Nils bisa menyemburkan torsi 130 Nm dari posisi diam.>Jika baterai terisi penuh, Nils bisa berjalan sejauh 65 km tanpa suara.



(Majalah FHM Indonesia, edisi Januari 2012)>

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.