Ghiboo.com - Khawatir dengan jumlah pengunjung yang semakin banyak akan merusak lukisan di kapel Sistina, kini pihak berwenang Vatikan berencana akan membatasi jumlah pengunjung ke kapel bersejarah tersebut.
Seperti dilaporkan media setempat, kapel yang akan merayakan ulang tahunnya ke 500 ini setidaknya menerima sebanyak 20-30 ribu wisatawan per hari. Dengan jumlah yang begitu banyak akan memberikan efek buruk terhadap lukisan yang ada di langit-langit kapel Sistina.
"Amat disayangkan jika hasil karya lukisan sang maestro Michaelangelo rusak. Untuk itu pihak Vatikan harus membatasi jumlah pengunjung ke kapel yang diresmikan 500 tahun lalu oleh Paus Julius II," ungkap Direktur Museum Antonio Paolucci, seperti dikutip dari Smh, Jum'at (2/11).
Paolucci mengemukakan, keringat, napas dan panas tubuh dari para pengunjung adalah musuh utama yang mengancam keberadaan lukisan di kapel Sistina.
"Sistem AC yang dipasang selama restorasi di kapel pada 1990-an kini tidak memadai lagi, jalan satu-satunya adalah membatasi jumlah pengunjung," ujarnya.
Kapel Sistina merupakan tempat bersejarah di Vatikan, kapel ini menjadi tujuan utama para turis. Lukisan di langit-langit hasil karya Michaelangelo adalah daya tarik utama dari kapel ini.
Lukisan yang paling terkenal di kapel ini adalah lukisan jamahan sosok Tuhan yang memberi kehidupan kepada Adam dengan sentuh ujung jari, sebagaimana juga tergambar dalam kitab suci umat Katolik
Setidaknya Michaelangelo menghabiskan sekitar 4 tahun untuk melukis atap dan dinding di kapel tersebut. Saking menakjubkannya karya-karya Michaelangelo di kapel ini, para turis yang datang ke Roma sangat antusias untuk berkunjung, dan menjadikan kapel ini sebagai obyek wajib dikunjungi.


