MERDEKA.COM, Komisi Yudisial (KY) kembali mendesak Mahkamah Agung (MA) untuk melakukan pemeriksaan terhadap majelis hakim Peninjauan Kembali (PK) terpidana gembong narkoba Hillary K Chimezie. Pasalnya, KY menduga ada kejanggalan dalam vonis PK yang menganulir hukuman mati menjadi penjara 12 tahun.
"Jangan berlindung terus di balik independensi hakim, kalau tidak fair ya harus diperiksa," ujar Komisioner KY bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi Suparman Marzuki di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta, Rabu (28/11).
Suparman mengatakan, sudah menjadi kewajiban MA untuk melakukan pemeriksaan apabila ditemukan kejanggalan dalam putusan itu. "MA tetap harus periksa di mana kejanggalan putusan itu. Kalau ditemukan kejanggalan, artinya tidak profesional. Kaji putusannya," kata dia.
Selain itu, kata Suparman, MA merupakan instansi yang seharusnya cepat dalam menanggapi kejanggalan itu. Pasalnya, MA memiliki jangkauan lebih dalam. "Mereka ada di dunia ini, gaul setiap hari. Jadi, bisa mengendus lebih dalam," ucap Suparman.
Lebih lanjut, Suparman menegaskan, MA juga harus menghentikan kesempatan majelis PK itu untuk menangani perkara. "Mulai sekarang, majelis itu jangan lagi diberi perkara," pungkas dia.
Kenaikan BBM
- Harga BBM Mau Naik, Bagaimana dengan Tarif Artis? Ini Kata Terry PutriTRIBUNnews.com - 7 menit yang lalu
- Mentan Suswono : Saya Dukung Penaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 25 menit yang lalu
- Cuma RI, Negara Importir Minyak yang Masih Kasih Subsidi BBMLiputan 6 - 1 jam 27 menit lalu
- Pemerintah Diminta Segera Naikkan Harga BBMAntara - 1 jam 36 menit lalu
- Belanja Apa yang Harus Dikurangi Saat Harga BBM NaikLiputan 6 - 2 jam 2 menit lalu
- Saat BBM Melambung, 9Power Boleh Jadi PilihanOtosia - 3 jam yang lalu
- Spanduk PKS dan PDIP Tolak BBM Dipasang BerdampinganTRIBUNnews.com - 3 jam yang lalu
- BBM Naik, Ongkos Angkutan Umum Baru Naik 1-3 Bulan LagiLiputan 6 - 4 jam yang lalu
- Pertamina Klaim Stok BBM AmanTRIBUNnews.com - 4 jam yang lalu
- PDI Perjuangan larang kader ikut demo BBMMerdeka.com - 4 jam yang lalu
- Situs RS Pusat Pertamina Diretas Terkait BBMTRIBUNnews.com - 5 jam yang lalu
- Aktivis Serukan Mahasiswa Bersatu Tolak BBM NaikTempo - 6 jam yang lalu
- Charly Van Houten Bicara Tentang Kenaikan BBMKapanlagi - 8 jam yang lalu
- Dalam sepekan, 41 kasus penimbunan BBM berhasil terungkapMerdeka.com - 10 jam yang lalu
- Basa-basi Presiden SBY soal Kenaikan BBMPlasadana - 11 jam yang lalu
- Kenaikan Harga BBM Untungkan LorenaTRIBUNnews.com - 13 jam yang lalu
- Menkeu: Kenaikan Harga BBM Tunggu Administrasi SelesaiAntara - 14 jam yang lalu
- BBM Naik, Tarif Angkutan Naik 30-35 PersenTempo - 14 jam yang lalu
- Polisi Pelototi Pelat Nomor Kendaraan Pembeli BBM Tempo - 14 jam yang lalu
- Rizal Kagum Perjuangan Mahasiswa-Pemuda Tolak Kenaikan Harga BBMTRIBUNnews.com - 14 jam yang lalu
Berita Lainnya
- Diduga Terima Suap dan Pakai Narkoba, Hakim Tobing Tunggu Putusan MA dan …
- Suparman Marzuki Terpilih Jadi Ketua KY
- Nyabu, Komisi Yudisial Periksa Hakim R
- KY Pantau Sidang Kasus Cebongan
- Komisi Yudisial Segera Pilih Ketua Baru
- KY Segera Putuskan Hukuman Hakim R Penerima Duit dan Sabu
- Jabatan Ketua Komisi Yudisial Milik Suparman Marzuki
- Komisi Yudisial Cari Pengganti Eman Suparman …TRIBUNnews.com
- Permintaan Sederhana Raisa di Hari Jadighiboo.com
Pilihan Redaksi
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 44
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
Jajak Pendapat Yahoo!
Setujukah Anda jika Pekan Raya Jakarta kembali diselenggarakan di Monas?
Memuat...
Yahoo! OMG
Galeri Foto Pilihan
1 - 5 dari 40

