Komisi Yudisial (KY) menyatakan akan melakukan pemeriksaan terhadap dua hakim majelis Peninjauan Kembali(PK) terpidana gembong narkoba Hanky Gunawan alias Hengky, Imron Anwari dan Nyak Pha. KY menjadwalkan pemeriksaan itu pada awal bulan depan.
"Pasti diperiksa dan itu sudah diagendakan, tapi harinya itu kapan belum ditentukan," ujar Ketua KY Eman Suparman di kantornya, Jl Kramat Raya, Jakarta, Rabu (16/1).
Namun demikian, kata Eman, KY mengaku masih menghadapi kendala meski sudah mendapat izin pemeriksaan dari Mahkamah Agung (MA). Kendala itu adalah, lanjut dia, banyaknya laporan pengaduan yang masuk sebelum kasus ini, sehingga KY perlu melakukan pemilahan.
"One come, one serve (satu datang, akan dilayani lebih dulu)," tegas Eman.
Selain itu, Eman menambahkan, proses pemeriksaan terhadap dua hakim agung ini sudah disiapkan. Sehingga dia meminta publik untuk bersabar. "Ini sedang dipersiapkan proses pemeriksaannya. Tunggu saja, secepatnya," tandasnya.
Seperti diketahui, Hakim Agung Imron dan Nyak Pha disebut-sebut terlibat dalam penganuliran terhadap vonis PK Hengky yang semula 15 tahun menjadi 12 tahun. Hal itu terungkap dari keterangan yang diberikan mantan hakim agung Achmad Yamanie saat menjalani pemeriksaan Majelis Kehormatan Hakim (MKH).
Penghargaan buat SBY
- Pemerintahan Yudhoyono Tak Bertujuan Menerima PenghargaanAntara - 4 jam yang lalu
- Komnas HAM: Toleransi Beragama Indonesia MemburukTempo - 17 jam yang lalu
- Anisa Wahid: Masa SBY, Intoleran Lebih Leluasa Tempo - 19 jam yang lalu
- Adnan Buyung: Dipo Alam Lancang!Tempo - 19 jam yang lalu
- Penegakan HAM Buruk, Politikus Salahkan PemerintahTempo - Kam, 23 Mei 2013
- Imam AS akan Berkunjung ke AuschwitzAntara - Rab, 22 Mei 2013
- Award untuk SBY bertolak belakang dengan laporan Deplu ASMerdeka.com - Sel, 21 Mei 2013
- Walubi: Perlakukan Islam Sama dengan Umat LainAntara - Jum, 17 Mei 2013
- Rusia Mau Belajar Hukum Islam dari Indonesia Tempo - Sel, 14 Mei 2013
- 'Harusnya SBY malu terima penghargaan perdamaian internasional'Merdeka.com - Rab, 8 Mei 2013
- Penyerangan Warga Ahmadiyah, Begini Kata MendagriTempo - Sel, 7 Mei 2013
- Kedubes AS Tolak Surat Protes ke SBY, Rohaniawan KecewaLiputan 6 - Sen, 6 Mei 2013
- Korban intoleransi beragama surati Obama soal award untuk SBYMerdeka.com - Sen, 6 Mei 2013
- Ulil: Pemerintah Tidak Tegas Urus AhmadiyahTempo - Sen, 6 Mei 2013
- Istri Gus Dur Minta Segel Masjid Ahmadiyah DibukaTempo - Min, 5 Mei 2013
- Istri Gus Dur: Solusi Ahmadiyah, cabut SKB 3 menteriMerdeka.com - Min, 5 Mei 2013
- Nyaleg, Edo Kondologit Tertular Spirit JokowiTempo - Min, 21 Apr 2013
- Pembangkang Vietnam Dilarang Bertemu Seorang Pejabat ASAntara - Sel, 16 Apr 2013
- Penghargaan Toleransi Beragama untuk SBY Keliru?Tempo - Jum, 12 Apr 2013
- Taufiq Kiemas Janji Bawa Kasus Gereja ke PresidenTempo - Sel, 9 Apr 2013
MERDEKA.COM,
Berita Lainnya
- KY Telusuri Rekam Jejak Calon Hakim Agung
- KY Kesulitan Lacak Vonis Bebas Misbakhun
- Ketua MA Akan 'Jewer' Hakim Selingkuh
- Seleksi Hakim Tipikor Kembali Dibuka
- KY Diminta Tuntaskan Dugaan Suap PK Misbakhun
- Keluarga Terdakwa Kasus Chevron Laporkan Hakim ke KY
- KY Tunjuk Majelis Mkh Sidangkan Hakim Asusila
- LPI: Bawaslu Tak Punya Taring Antara videos
Pilihan Redaksi
1 - 4 dari 24
PEDOMAN KOMENTAR
Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.
Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.
Artikel Terpopuler
Hari Ini di Yahoo!
1 - 8 dari 37
Artikel Pilihan
Lainnya Dari 
POLL
Yakinkah Anda, wanita-wanita yang terlibat dengan Ahmad Fathanah akan dikenakan sanksi hukum?
Memuat...


Yahoo! OMG