Stockholm (AFP/ANTARA) – Perusahaan pembuat alat rumah tangga Electrolux Swedia mengatakan pada Rabu, bahwa laba bersih yang diperoleh pada kuartal pertama melonjak 23 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya, hal itu dikarenakan adanya permintaan yang solid dari pasar negara berkembang.
Laba bersih grup itu naik menjadi 561 juta kronor (sekitar Rp 765,2 miliar), jauh di atas perkiraan analisis di sekitar 485,5 juta kronor (sekitar Rp 662,2 miliar), berdasarkan data yang dikumpulkan Dow Jones Newswires.
Penjualan sementara Electrolux memperoleh lebih dari 10 persen dengan 25,9 miliar kronor (sekitar Rp 35,3 triliun), melebihi perkiraan analisis pada 24,9 miliar kronor (sekitar Rp 33,9 triliun). (yg/ik)


