Lazuardi Hanya Menonton dari Luar Stadion

Laporan Wartawan Tribun Jakarta, Mochamad Faizal Rizki

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Yahya (61) Ayah kandung Aju (28) panggilan akrab Lazuardi korban tewas pengeroyokan seusai pertandingan ISL Persija vs Persib (27/05/2012) mengatakan anaknya tidak sampai masuk ke dalam Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Aju kata Yahya hanya menonton dari luar stadion.

"Dia berangkat dibonceng oleh teman SMP-nya tapi terpisah dari rombongan teman-teman lainnya, jadi cuma nonton di luar stadion,"kata Yahya kepada Tribunnews.com, di kediamannya, Jalan Sukabumi, Menteng, Jakarta, Senin(28/5/2012).

Aju pria kelahiran 15 Juni 1984 ini kehilangan nyawanya setelah dikeroyok oleh supporter lainnya di Parkir Timur SUGBK, Aju dibonceng oleh kawan SMP-nya menggunakan sepeda motor bebek miliknya. Menurut ayahnya, Aju tidak menggunakan atribut The Jak Mania saat berangkat ke stadion.

Yahya baru mengetahui kabar tewas anaknya pukul 07.00 WIB, (27/05/2012), dirinya mengaku sedang berada di luar kota.

"Aju diduga dikeroyok oleh suporter yang sedang mabuk, katanya pelakunya sudah diamankan polisi, pelakunya dari Bogor, " pungkasnya.

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

POLL

Apakah Anda percaya pengerjaan proyek MRT yang sudah resmi dimulai akan berjalan tepat waktu sesuai rencana?

Memuat...
Opsi Pilihan Jajak Pendapat