Kabut Asap

Lebih Cepat dengan Waverider

Ghiboo.com - Bagi Anda yang akan mudik menggunakan pesawat terbang, mungkin di masa yang akan datang untuk mencapai tempat tujuan cuma perlu beberapa menit saja.Ini benar! Angkatan Udara di negeri Paman Sam, Selasa lalu mengetes pesawat Hypersonic X51A Waverider.>Pesawat ini mempunyai kecepatan March 5 atau minimal 6080 km per jam.>Sebagai contoh: Jarak tempuh terjauh saat ini adalah dari Singapura ke Los Angeles yang memakan waktu 18 jam 30 menit non stop dengan jarak sejauh 16161,84 km.>Jika menggunakan pesawat Hypersonic X51A Waverider, yang memiliki kecepatan minimal 101,3 km per menit, maka hanya membutuhkan waktu sekitar 160 menit atau sekitar 2 jam 40 menit.>Dan hasil tesnya itu memperlihatkan, Waverider berhasil terbang selama 5 menit pada kecepatan 5 kali kecepatan suara atau lebih dari 6480 km per jam.>Teknologi ini memang masih dalam tahap pengembangan. Pesawat dalam uji tes tersebut cuma memiliki panjang 7,5 meter.>Tapi Boeing yang merupakan salah satu produsen pesawat komersil, turut berpartisipasi dalam pengembangan ini.>"Sejak Wright bersaudara (pencipta pesawat terbang), kami telah meneliti bagaimana membuat pesawat yang lebih baik dan lebih cepat. Pesawat Hpersonic adalah salah satunya yang potensial untuk masa depan kedirgantaraan," jelas Robert Mercier, deputi untuk teknologi di divisi sistem kecepatan tinggi pada Air Force Research Laboratory di Ohio, seperti dilansir dailytech.>Satu yang juga penting untuk dipertanyakan adalah, apakah dengan kecepatan seperti itu dapat memengaruhi tubuh manusia?>"Dengan kecepatan March 5 atau 6, Anda dapat naik pesawat yang akan memberikan kelembutan pengendaraan. Namun, kecepatan yang lebih tinggi dari itu akan menghasilkan tekanan yang besar pada tubuh manusia dan kegelisahan seperti yang dihadapi para astronot saat akan menuju angkasa," ungkap Professor of Physics di Universitas Texas, Dora Musielak.>

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.